Kamis, 20 Januari 2022

Gusjigang

Ceritanya pada suatu pagi sebelum malam natal, geng Kinemala markipik markinon mengajak saya jalan-jalan ke Kudus tanggal 14. Sebenarnya mereka mengajak adik saya sih tapi karena beliau sibuk di awal tahun, mungkin saya hanya serep untuk melengkapi jumlah orang supaya lebih ringan berbagi biaya ahhaha hiks.

Sepertinya geng ini selalu berhasil mewujudkan acara sekadar kopdar sampai piknik jauh bukan sekadar wacana ya? Karena wacana yang belum kesampaian justru adalah menelurkan karya bersama.

***

Pesertanya beda angkatan semua, tapi sejak saya pulang kampung, ikut bergaul seolah-olah kita sudah melintasi benua mengarungi samudra bersama ...

R 97, pejabat ASN penggemar telur pecah yang haus cuti, ketua cewek membanggakan pada masanya, yang sepertinya masih bercita-cita menciptakan sebuah gebrakan komedi situasi
S 99, teman satu kemah waktu tanggap bencana, penulis naskah berbakat yang pernah menang piala citra
V 99, pegiat reuni di SMA, kohai andalan yang selalu siap sedia menyetir untuk blusukan ke berbagai pelosok tempat wisata
Disusul oleh I 00 yang pernah bantu saya bikin skenario animasi buat kantor, kemudian menyusun film buat mantan bos saya sampai menang citra. Dia membawa keluarga dan bergabung di jalur mendekati Demak
Teman-teman yang tidak bisa pergi selain adik saya adalah B 98, pengelola ruang baca/nonton yang baru menerbitkan buku-buku kumpulan tulisannya
W 96, mantan sekretaris ekskul kami yang punya berbagai sumber daya
Tujuan kami adalah mengunjungi J 98, seorang teman LFM angkatan adik saya yang mengalami sendiri kehidupan bak sinetron Indosiar dalam berbagai judul ajaib.

***


Kudus sebuah kota yang unik, dibangun dengan fondasi agama dan ekonomi yang saling berkelindan. Terobosan-terobosan usaha dagang dan periklanan ada semua di sini. Berbagai pengaruh dari luar diinternalisasi menjadi khas pribumi. Sepertinya sejak kembali ke kampung halamannya, J menyadari betapa hal-hal ini patut dibanggakan. Kapan-kapan perlu dijabarkan satu per satu. Kapan-kapan mungkin bisa menjadi bahan untuk digarap bersama geng KineMala.