Tampilkan postingan dengan label hijau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hijau. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 September 2023

Yogurt Persik cap Karbol Sereh

Walaupun kini harus ngesot berjarak lebih jauh ke @tokoorganisypbb mantan tetangga yang tadinya tinggal ngagulutuk mencapainya (cek IG saya akhir tahun lalu), saya masih berusaha konsisten menerapkan belanja sasabunan curah dengan wadah sendiri dari barang daur ulang 🚯♻️ 

Mungkin ini hanya pembenaran untuk tetap mengonsumsi bahan-bahan berbahaya yang jadi limbah cair, kalau dibilang zero waste belum sampai ke situ juga lah kali ya. Apalagi ada modus, ternyata kalau belanja di sini dapat bonus layanan jeprat-jepret oleh orang toko lalu dijadikan instastory dong 📸📱 

Nah demi menghemat waktu, saya memborong segala macam di galon/botol air mineral besar untuk kemudian dibagi-bagi lagi ke wadah bekas sabun atau bahkan bekas jus/soda yang lebih mini buat kosan putri, kosan putra, dan rumah ibu saya. Biasanya saya beri nama dengan stiker atau spidol, wadah yang tandanya copot atau terhapus saya tukar untuk pemakaian sendiri sebelum ditandai lagi 🔖🖍️ 

Tahu-tahu kemarin karbol sereh dimasukin ke kulkas dong sama ibu saya ... 

Secara yang terlihat label @bmc1928 

Pastilah disangka yogurt persik 🥛🍑

Rabu, 11 Januari 2023

KangPisMan di Kosan

Sejak mengelola kos-kosan dan penginapan, saya memberlakukan peraturan pilah sampah yang wajib dipatuhi oleh semua penghuni dan tamu. Dari puluhan orang yang sudah lulus mengekos di sini, baru ada dua orang yang berani melanggar - dengan membuang sampah yang malas mereka pilah di lahan tetangga. Yang miris, salah satunya datang ke Bandung untuk magang dan merancang model bisnis di gerakan KangPisMan. Setelah saya hukum bukannya kapok dan introspeksi, malah sibuk berusaha kasih penilaian yang menjatuhkan reputasi kosan. Dasar anak zaman kekinian.  

Memang merepotkan, tapi mari kita penuhi tanggung jawab terhadap bumi 🌏♻️


PENGELOLAAN SAMPAH PRIBADI DI KOS SAUNG BAMBUMUDA


= Sampah makanan beli jadi 

PISAHKAN bungkus dari isi makanannya, keluarkan sisa sayuran, sambal, alas daun, dll DARI KANTONG PLASTIK/KOTAK KARDUSNYA 🍱🍽️ 

Sisihkan kotak/kantong yg bersih, cuci kotak/kantong kotor yg masih bisa dibersihkan. Buang hanya kotak/kantong yang sudah tidak dapat diselamatkan! 🎁🚿

Masukkan sisa makanan dan alas daun ke tempat sampah organik 🍕🍃

Jika tidak berminat menggunakan saos sambal merica, sendok garpu sumpit, ingatkan penjual/pengantar untuk tidak membekali pesanan dengan itu. Kalau masih telanjur dibawakan, jangan dibuang, taruh di rak dapur barangkali bermanfaat buat yang lain. 🍴🥢

Tusuk  sate, gelas plastik & sedotan dapat dimanfaatkan untuk alat menanam. Pisahkan dari sampah lain 🍡🍢🧋🥤

Kantong nonwoven semacam McD dirancang untuk daur ulang, jangan dikotori. Gunakan plastik sekali pakai untuk tempat sampah 🍟🍔

Sisa ayam/daging dapat diberikan kepada kucing asal tidak basi atau terlalu pedas 🍗🍖


= Sampah masakan

Minyak jelantah jangan dibuang di sink. Sediakan botol bekas untuk penampungan diberi label, pakai corong yang ada di gantungan sendok, kalau penuh ganti botol 🍾 

Kulit telur, kulit pisang, kulit kentang/ubi/empon2 taruh saja di pot kosong di belakang kulkas untuk pupuk instan 🥚🍌🥔🍠

kulit jeruk/lemon disuir-suir masukkan ke botol PET kosong untuk dipeuyeum dengan lerak dan molase sebagai disinfektan ekoenzim 🍊🍋

Kupasan sayur buah lainnya kumpulkan ke tempat sampah organik untuk dikubur jadi kompos 🍍🥭🥬🥦

Sebisa mungkin hindari belanja dengan keresek plastik, bawalah tas atau keranjang sendiri kalau ke swalayan, tolak jika disodorkan keresek oleh kasir walaupun dibilang diskon gratisan, atau pesan belanjaan daring yg melayani pengemasan bebas plastik 🚫🛒

Kotak/kantong

Kotak2 & kantong2 DILIPAT DITEKAN supaya tidak menggelembung menghabiskan ruang (baik yang kotor maupun yang bersih secara terpisah) 🥡💰

Kumpulkan bungkus plastik kotor yang sudah kosong dan tak dapat dicuci lagi ke dalam sebuah kantong plastik, bungkus kertas kotor/tisu ke dalam sebuah kantong kertas, dst. 🗑️🚮

Kantong plastik bersih jika masih utuh, lipat simpan di kolong dapur untuk digunakan kemudian. Jika sudah sobek/bolong, digulung/digunting padatkan masuk ke botol PET 🛍️🧼

Lipat kertas/kardus bersih dan rapikan di atas rak galon, Kertas/kardus kotor dicampur dengan sampah organik 🗞️📦 

Kalau sempat pisahkan juga dari selotipnya, buang selotip bekas sebagai plastik


Kaleng/botol kosong

Bersihkan dan kumpulkan di apartemen kucing di parkiran 🧴


Baju bekas 

Yang rusak digunting petak-petak untuk kain lap, yang masih utuh dikumpulkan di atas rak galon jika ada 👕👗👖


Alat sanitasi 

Buang pembalut, tisu, masker, korek kuping di tempat sampah depan kamar mandi. Kurangi penggunaan tisu, ganti dengan lap katun cuci pakai misalnya. Cobalah mulai beralih ke pembalut cuci ulang atau cari cara mengatasi datang bulan yg lebih ramah lingkungan 🧻😷


Untuk belanja bahan pangan organik bisa pesan di Warung Regasa (rereng suliga 1) juga satu belokan dari kosan, di seberang SD depan pos gojek. Telur, tempe, gula kelapa, pempek makanan olahan dll ada tiap hari. Sayur buah harus pesan sebelum Selasa sore untuk pengantaran tiap Kamis

Untuk menghemat sampah wadah, isi ulang sabun mandi/sabun cuci, gula, minyak dll bisa ke Toko Organis YPBB @tokoorganisypbb di Batik Uwit 1 Cikutra Baru 85B, hanya satu belokan dari kosan tapi karena pandemi harus lewat gerbang dekat SD https://instagram.com/tokoorganisypbb

Untuk keperluan sehari-hari ada warung kelontong Mang Udin di perempatan kedua, sebelum menyeberang ke Indomaret belok kanan

Sepatu dan sandal luar taruh di rak bawah jangan dibawa masuk. Masing-masing ambil satu slot rak sepatu yg kosong, sepanjang koridor dan kamar pakai sandal khusus dalam rumah. Untuk kamar mandi ganti dengan sandal khusus kamar mandi 🩴

Kalau sapu kamar dikumpulkan dengan pengki, langsung buang ke tempat sampah jangan ditinggal di koridor, jangan disapu ke taman/tangga 🧹

Sehabis mandi, cuci piring, atau cuci baju, bersihkan rambut/remah/debu masing-masing yang tersangkut di lubang air  🕳️🚰

Selasa, 31 Mei 2022

Baca Komik Terus

Kegiatan (((detoks webtoon))) dengan baca komik lagi masih dilanjutkan selama persediaan masih terjamin.

Ronde Kelima

Menjelang lebaran dimeriahkan oleh sepasang komik bertema superhero.
Pelintiran alurnya adalah bahwa di dunia dalam kedua buku ini, superhero itu dianggap hanya khayalan dalam komik, sementara tokoh-tokoh kita ketiban pulung dapat nama yang sama atau mirip-mirip.
Kemudian, ternyata mereka juga mengalami peristiwa-peristiwa hidup yang bisa dicocok-cocokkan dengan cerita dalam komik itu ... Sampai diam-diam memperoleh kekuatan super yang harus dipertanggungjawabkan 💪🏼💪🏾

Cerita Superman semanis permen, dimulai dari tokoh yang muak disama-samakan dengan Clark Kent versi komik, tapi lalu betulan jadi super kuat bisa terbang, kemudian bertemu Lois versi India dan sibuk berkeluarga 🦸🏽‍♂️🍬

Cerita Batman gelap suram, dimulai dari tokoh yang semasa kecil terobsesi komik Batman, lalu mengalami musibah yang mirip sejarah asal-usul Batman. Sampai dia mengendalikan kekuatan alam berwujud manusia kelelawar untuk membasmi korupsi di kotanya, namun terjebak untuk membuat skenario kriminalnya sendiri demi menjaring para tersangka pelaku 🦹🏽‍♂️🦇
(FB IG)

Ronde Keenam

Menyusul pahlawan super di ronde 5, kali ini penjahat-penjahat super menyerbu dunia nyata sehingga hanya penggemar komik sajalah yang mampu menyelamatkannya 🧟‍♂️👨🏽‍🚀

Karya dari pencipta [tokoh jahat yang bisa membeku sekeras s@mb@lit mencair seencer m@ncr@t] dan [superman komunis] eta tea 💩🛠️

Sepertinya nostalgia terhadap satu seri khusus di komik Marvel tapi mana saya kenal tokoh-tokoh maupun ceritanya, secara tahun 1985 komik bacaan saya hanya seputar Tintin, Asterix, dan komik injil terjemahan H. Oppusunggu 🦘📝

(Oh ya, bukkankah tahun 1985 itu saatnya saya dan adik saya ikut menongkrong, makan bareng, kadang juga menginap di rumah berbagai tokoh masyarakat yang nantinya pascareformasi menjadi presiden, ketua MPR, menteri-menteri, ataupun petinggi lainnya ... lalu menjelang akhir tahun mendapatkan sorotan di panggung kecanggungan yang mengakibatkan kami diliput oleh sedikitnya lima media massa nasional).

Catatan: Di sini tokoh ceweknya antikomik semua: emak si tokoh utama, suster dari teman bapaknya ... Apakah pada 1985 komik Amrik masih cuma jadi boys toys?

Tamatnya jadi kepikiran, kalau bisa ketemu betulan sama kecengan dalam komik, siapa pilihan saya? Kok asa gak ada tokoh komik Amrik ya. Dulu tersepona sama komik Yoropah Lucky Luke kayak ganteng tapi sebagai taksirabel material ya enggak lah, dia perokok sibuk sama kuda. Di manga, Piccolo bukan manusia dan berkembang biak secara vegetatif. Sekarang tokoh di film-film DC/Marvel kayak keren-keren tapi waktu lihat di komik belum segitunya
(FB IG)

Ronde Ketujuh

Kebagian dua jilid buku hijau yang ilustrasinya indah-indah ... tapi ternyataaa ceritanya sangat amat gore! 🌿👹


Satu tentang peri-peri mungil lucu yang terhempas ke alam luar ketika inangnya mati terkapar. Mereka harus berusaha menyintas bertahan hidup dengan berdarah-darah 🐞☠️
Tokohnya seorang gadis lugu yang sigap dan berjiwa kepemimpinan harus menghadapi keegoisan dan pengkhianatan dari teman-teman maupun kekasihnya sendiri 🧚🏽‍♀️🧚🏻‍♂️

Satu lagi terilhami oleh foto jurnalistik dari suatu peristiwa nyata.
Tokohnya seorang ahli dinamit. Demi cari nafkah buat bayinya yang akan lahir, ia menempuh tugas rahasia negara meledakkan gunung untuk ekstraksi bahan tambang di daerah konflik Asia Tenggara ⛰️💣
Rasa kemanusiaannya teruji begitu harus menghadapi pasukan gerilya anak kecil perokok yang bekerja sama dengan kekuatan mistis Naga pelindung 🧒🏽🐉

Sungguh gore!!!
Jauh lebih bikin mual ngilu daripada penjahat berwajah tahi, bahkan daripada semua ke-gore-an komik superhero digabungkan.

Sempat kagum oh wawww ternyata komik Amrik sudah berevolusi sampai bisa sekeren inih! Eh begitu dibolak-balik ternyata keduanya adalah terjemahan komik Yoropah 🗼
(FB IG)
#bacakomik #dirumahaja #danboard #danbogram #danbography

Selasa, 05 April 2022

Pesan Kepala Suku


Kawan-kawan Tri96ers!


Merayakan kelahiran Badak Sumatra yang langka di dunia pada jelang Ramadan kemarin, semoga mengingatkan kita untuk melaksanakan puasa dari hal-hal yang menimbulkan sampah, limbah, dan ghibah yang sia-sia demi kelestarian makhluk-makhluk Tuhan yang indah ini!

Sabtu, 30 Oktober 2021

Temu Mekar


Tampaknya marga temu-temuan (Curcuma sp.) pada janjian jadwal bermekaran minggu ini, seperti yang di kebun Pak Farid Gaban
Bahkan temulawak di lemari mamanya Deta Ratna Kristanti tetap setia tepat waktu meskipun tersembunyi dalam kegelapan 🙀
Kalau yang serumpun ini sedang berkembang di pinggir balongnya Ram Ala Pualamsari seberang rumah Bray Supriatna
Betapa semesta tunduk pada perintah-Nya
Maklum, sebagai orang kotaan norak yang jarang menyaksikan pemandangan bunga ini, saya mesti ikut-ikutan mengabadikannya jugalah ya 😽
N.B. Temu putih (Curcuma zedoaria) ini semarga dengan kunyit (Curcuma sp.), tapi berbeda dari koneng bodas yang semarga dengan kencur (Kaempferia sp.) ... bingung ya
Tapi bentuk bunganya memang sangat berbeda
Mumpung menurut Ari Hapsari hari ini Hari Oeang ke-75, sekalian pamer lembar 75 rebu rupiah yang saya tukar tahun lalu lewat budi baik Rita Haeni Rusdi


Minggu, 13 Juni 2021

Daun Kura-Kura

Cita-cita serentang lengan, nyata-nyata seujung kuku 🐢💅🌱
Lumayan lewat sekian tahun juga berkhayal mengasuh tanaman ini karena kebetulan memang hobi koleksi pernak-pernik kura-kura, tapi tidak tahu nama aslinya apa, tidak terbayang bisa cari ke mana 🤔
Beruntung berkat pandemi tampangnya mulai banyak muncul beredar 🥳
Karena dana pas-pasan, tahun lalu sempat beli seuprit, kini tumbuh tiga pucuk tapi ya ukurannya baru segitu saja 🦠
Kemarin lihat di gerai elite pasang harganya ajaib betul 🙀
Lumayanlah ya tanaman endemik bisa bergaya, daripada yang melambung berbusa selangit di sini melulu tanaman introduksi/naturalisasi/impor warisan dari peradaban amazon yang punah 🌎
Tapi apakah dengan naik daun begini bisa turut mencerahkan para pengadopsinya untuk mendukung pelestarian habitat aslinya di hutan hujan tropis nusantara? Atau jangan-jangan malah terjebak manipulasi harga mengatur kelangkaan sehingga dibasmi dari alam 😖

Sabtu, 23 Mei 2020

Bebersih Jiwa Raga

Berlebaran di tengah pandemi ini sungguh menyedihkan ya, tidak bisa memeluk keluarga, tidak bisa berkumpul ramai-ramai, tidak bisa mencicipi hidangan tetangga, tidak bisa mudik ataupun berbelanja ... 
Namun setidaknya ada hikmah untuk semakin mengingatkan kita agar selalu melakukan anjuran agama paling mendasar, yaitu ... bebersih

Dengan demikian, Yotsuba & BambuMuda mengucapkan 🙏🥥🌴



Lebaran 1439 H

Lebaran 1431 H

Jumat, 11 Januari 2019

Sampah Angkot

Suatu kali sempat lagi saya memergoki seorang ibu berhijab, usia 50 tahun ke atas dengan gincu cemerlang 💄 dan baju model safari merah jambu pucat entah seragam kantor apa, melempar gelas kopi keluar jendela angkot saat ngetém di depan Stadion 🏟️ Kali ini santai tidak membawa barang tapi sakit gigi, saya turun memungutnya dan melempar balik ke haribaan si ibu sambil menegur, "Bu, jangan buang sampah sembarangan. Itu di pinggir trotoar 'kan ada tongnya." 🚮 Si Ibu minta maaf dengan malu, tapi masih termangu bingung harus bagaimana. Pantatnya berat, sementara di luar hujan rintik-rintik ☔ Ehhh yang ribut kok malah Pak Supir. Mungkin maksudnya membela penumpang. "Wah, tungguin ajah di sini Néng, nanti yang lain lewat buang sampah sembarangan juga." 🚯 "Oh ya kalau begitu silakan ditegur semua Pak. Saya mah mana yang kelihatan di depan mata dulu saja saya protés." 👀 "Semua juga melakukan, sudah biasa itu mah Néng..." 👨🏾‍🏫 "Lah itu kan tindak pelanggaran, remeh-temeh juga menimbulkan kerusakan! Masa karena semua melanggar, kita boleh ikutan? Nih saya mengotori tangan dengan memungut dari lumpur mengembalikan ke yang punya, itulah bentuk tanggung jawab saya! 👐🏽 Bapak sendiri mana tanggung jawabnya, tidak sedia tempat sampah di dalam angkot??? Kan ada kewajibannya tercantum di Perda 11/2005 tentang K3!" 📜 "Yaaa sudah sajaaa biar saya yang pungut," Pak Supir memungut gelas kopi yang masih tergelétak di lantai angkot dan melemparnya lagi keluar jendela, bermaksud memeragakan rékonstruksi ☕ "Oh ngga bisa begitu Pak. Kenapa ngga sekalian dibawa saja langsung ke tong sampah?" Saya yang lebih sigap turun pungut ulang dan kembalikan ke Si Ibu 🧕🏽 "Sampahnya tetap tanggung jawab penumpang lah, kalau tidak ada tempatnya di dalam angkot bukan malah dilempar ke jalan raya! Biar Ibunya menyelesaikan sendiri, kenapa pula Bapak bela segala? Bereskan kewajiban Bapak sendiri!" 😡 "Atuhlaaah buang sampah sajaaa kok dibawa répot, Néng." 🤷🏾‍♂️ Ya ampun cari masalah betul Pak Supir ini. Ingin saya tampiling tapi nanti pelanggaran tindak kekerasan. Saya turun, pengumuman mau cari Satpol PP, angkotnya pun buru-buru melaju 🚌

Dikirim oleh Kanti Anwar pada Jumat, 11 Januari 2019

Minggu, 16 Desember 2018

Dalil Buang Sampah Sembarangan

"Téh, buang sampah sembarangan itu DOSA!!!" 📣 jerit saya putus asa, setelah tiga teguran santun diabaikan oleh seorang cewek cantik berhijab rapi di sebelah 🧕🏽 yang kepergok melempar bungkus gorengan di pelataran stasiun kereta 🚉
Akhirnya dia mendelik, berhenti mengunyah, dan menanggapi juga, "Hah? Yang mana haditsnya bilang itu dosa!?" 👹
Saya jadi meragu, apa memang tidak ada? 🙀
"Eh, euh, jelas 'kan? Mubazir itu kawannya setan!" 😈
"Mubazir gimana!?"
"Ngg ini itu anu, menyia-nyiakan tong sampah yang tersedia, Téh!" 🚮
"Jangan asal ngomong kamu."
(Ya ampun, ngomongnya pakai kamu-kamu, mentang-mentang saya panggil Tétéh dengan sopan 🤦🏽‍♀️ padahal berani taruhan dia ada 10 tahun, kalau tidak 15, lebih muda 👶 Mestinya saya panggil enéng, tapi kepalang basah.)
"Mubazir alamnya Téh! Perusakan kecil-kecilan, lama-lama jadi bertumpuk, bikin banjir kota!" 🌊 kelit saya, "sampah itu mengotori, padahal 'kan kebersihan adalah sebagian dari iman!" 🤹🏽‍♀️
Untungnya dia mulai mundur ... "Lagian kan saya masih pegang makanan! Itu bungkus cuma jatuh! Nanti saya ambil lagi kok!"👺
(padahal saya lihat sendiri dia sengaja menjulurkan tangan untuk menggelindingkannya ke kolong bangku ↩️)
"Ya kalau jatuh langsung dipungut lah Téh, kalau lupa cemana pula!" 🤷🏾‍♀️

Saya buru-buru mengejar kereta, dari sudut mata tampak dia beranjak meraih gumpalan bungkus tersebut. Saya belum bisa memastikan dia meletakkannya ke tong sampah atau tidak, semoga kapok 🗑️
 Tapi tentu saja saya perlu introspeksi...
  1. teguran belum persuasif, bisa berdampak sebaliknya: menimbulkan pembangkangan habis2an 🧛‍♀️
  2. mesti kumpulkan ayat dan pasal yang lengkap dan jitu terkait penyelamatan lingkungan kalau mau pakai argumen agama 🕌
  3. bukankah buang sampah pada tempatnya belum menjadi solusi jika kita belum berhasil menerapkan daur ulang secara efektif ... ♻️
  4. jangan-jangan saya justru menyampah lebih banyak daripada cewek itu ... Mengurangi konsumsi sendiri jauh lebih penting 🚯

Setidaknya untuk nomor 2, barangkali buku ini bisa menjadi rujukan:
Untaian Hikmah Lingkungan:
Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Menurut Al-Qur’an, Hadits dan Kitab Salaf
terbitan RECOFTC - NU - YAKOBI di Berau
http://yakobi.org/wp-content/uploads/2018/08/Untaian-Hikmah-Lingkungan.pdf
☝️☝🏻☝🏼☝🏽☝🏾☝🏿👆🏿👆🏾👆🏽👆🏼👆🏻👆

Silakan unduh pada taut di atas

Sekalian menebus tantangan Ivan Sudirman untuk memajang ayat Quran/Hadits sahih yang berdampak, kayaknya di situ ada cukup buat jatah 10 hari lah

Kamis, 01 Juni 2017

Ekaharita Marakata

Pada penataran P4 terakhir yang saya ikuti di masa sweet seventeen, saya meraih peringkat 30 dari 2000 sekian pelajar unggulan --berkat senjata pamungkas hapalan ngolotok ekaprasetia pancakarsa sejak SD sewaktu masih 36 butir dan naskah andalan laporan presentasi berjudul "Fanatisme Berlebihan Mengancam Perikehidupan Berbangsa dan Bernegara" yang isinya menguraikan kemustahilan penerapan paragraf-paragraf GBHN-- seolah-olah bocah orde baru sejati cemana pula.

Tapi kini keluhan saya, Pancasila sejauh mengusung kebinekaan manusia, ternyata belum menghargai kebinekaan hayati, sehingga tidak secara tegas langsung menganjurkan tindakan-tindakan ramah lingkungan.

Apalagi ketika gerakan pemuliaan alam semesta dituduh bertentangan dengan Ketuhanan Yang Maha Esa karena dianggap menjurus syirik; dilupakan bahwa bumi adalah amanat Allah swt, dikira sekadar batu loncatan menuju surga yang bisa diinjak semena-mena, cepat atau lambat toh kiamat akan tiba …

Sedangkan kemajuan peradaban untuk kemanusiaan dinilai dari berbagai rekayasa pendirian aspal beton besar-besaran dan pembakaran energi habis-habisan, ketika sesungguhnya yang dibutuhkan sudah bukan lagi kritik membangun melainkan kritik menanam …

Kecintaan dan kebanggaan terhadap tanah dan air digiatkan dalam kerangka penguasaan dan penaklukan, tidak mempertimbangkan upaya perlindungan dan pemeliharaan …

Musyawarah untuk mufakat dipimpin oleh elite-elite menara gading yang tidak mampu menyimak suara-suara rakyat pinggiran yang sehari-hari menikmati bertahan hidup di tengah hutan rimba atau samudra raya.

Barangkali yang paling mendekati seputar butir-butir yang berbunyi "tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain, pemborosan dan gaya hidup mewah, atau hal-hal yang bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum" …
Padahal para perusak darat laut dan udara itu justru memanfaatkan hak negara (?) dengan alasan keadilan sosial berupa pemerataan pengerukan sumber daya …

Boleh jadi kita masih mengamalkan ekaprasetia pancakarsa, tapi pasti lebih banyak yang tidak tahu perbedaan antara burung garuda, elang botak, dan rajawali; pohon beringin dengan kelapa sawit; banteng dengan sapi perah; padi dengan gandum; kain katun dengan poliester.

Sementara itu, cahaya bintang kecil di langit yang tinggi pudar oleh silaunya kerlap-kerlip neon di kota …
Rantai pemersatu pun menjadi belenggu.

Selasa, 27 September 2016

Teh Zaman Edan

::: Zaman ini zaman edan: teh botol dikotakin, teh gelas dibotolin :::
(& teh poci disasetin ...) 󾇎󾀼󾔵☕󾀾󾦄󾁃



Teh Hijau

Baru dua minggu lalu saya mengoreksi teman bahwa teh hijau (ryokucha) itu belum tentu adalah matcha.
Pada dasarnya, teh hijau adalah teh yang dikonsumsi tanpa melalui prosedur pelayuan/pengeringan dan oksidasi. Jenisnya dibedakan antara mutu dan cara tumbuh: yang terpapar matahari dengan yang tumbuh di bawah bayangan pohon lain.
Matcha adalah teh bubuk yang dihidangkan dengan cara dikocok sampai kental berbusa, sedangkan teh hijau bening adalah jenis lain: bisa sencha, gyokuro, kabusecha, tamaryokucha, bancha, kamairicha, macam-macam.


Teh Gula

Kebetulan baru kemarin berteman FB dengan seseorang yang pernah menceritakan anekdot ini kepada saya enam tahun yang lalu.
Kabarnya, orang Sunda kalau pergi ke timur kebingungan kenapa minum teh saja harus bayar. Saking melimpahnya kebun teh di tanah priangan, air teh biasanya menjadi layanan gratisan bagi orang yang membeli sepiring makanan. Sebaliknya, orang Jawa kalau pergi ke barat kebingungan kenapa kalau teh pakai gula harus bayar lebih. Saking melimpahnya kebun tebu, penambahan gula biasanya menjadi layanan gratisan bagi orang yang membeli segelas teh.
Semacam teori kelangkaan terkait perbandingan antara pasokan dan permintaan.


Teh Kaca

Menghindari minuman bersoda, teh botol kaca adalah jajanan masa remaja saya. Namun, ada masanya beli teh botol bukan karena mau diminum melainkan untuk dipecahkan dasar botolnya melalui tekanan dari mulut botol. Sulap yang lebih ajaib daripada kemampuan para keramat yang dipuja-puji oleh orang-orang putus asa itu.

Masa tersebut berlalu karena kini semakin jarang beredar teh botol dari kaca. Kemasan minuman komersial, apa pun bentuknya, telah menyumbang cukup banyak pada gunungan sampah sehingga sebisa mungkin dihindari konsumsinya.


Teh Edan

Bukan sekadar bungkus teh. Ini berlaku pula pada penunjukan jabatan orang yang mempunyai keahlian berbeda, atau penerapan kebijakan seperti mengobral bahan yang seharusnya dihemat sementara membela pihak yang seharusnya dibasmi.

amenangi zaman édan,
éwuhaya ing pambudi,
mélu ngédan nora tahan,
yén tan mélu anglakoni,
boya keduman mélik,
kaliren wekasanipun,
ndilalah kersa Allah,
begja-begjaning kang lali,
luwih begja kang éling klawan waspada ...

Jumat, 23 Oktober 2015

Solidaritas #IndonesiaBebasBernapas

Saat ini, sekitar 40 juta paru-paru berjuang keras menyerap oksigen tipis untuk mempertahankan napas akibat merajalelanya asap kebakaran hutan dan lahan. Perlu menerapkan prinsip SAR menyikapi situasi ini, yakni FIRST THING FIRST, dan #BantuKorbanAsap adalah prioritas kita.

Mari berjibaku, turunkan aksi nyata menyelamatkan sebanyak mungkin warga negara terdampak, terutama kelompok rentan (bayi, anak-anak, ibu hamil, lansia, orang sakit) di Provinsi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Kebutuhan prioritas #BantuKorbanAsap saat ini adalah:
  1. Bantuan (obat-obatan, air purifier, masker dll)
  2. Tenaga medis
  3. Ruang publik aman bernapas (untuk kelompok rentan)
  4. Evakuasi
TIDAK CUKUP hanya sekadar kliktivisme MEMBERI JEMPOL di media sosial, mari turun tangan!!



Kirimkan bantuan anda (dana, barang, informasi) ke Solidaritas #IndonesiaBebasBernapas
Sekretariat:
Article 33 Indonesia
Jalan Tebet Dalam IV G No 7 Jakarta 12810
Tel +62-21-83707802
Rekening Donasi:
Bank Rakyat Indonesia cabang Dewi Sartika Bogor
(BRI) 0012-0100-2789-306
a.n. Yayasan Auriga Nusantara

Rekan-rekan luar negeri dapat menyalurkan melalui Indiegogo,
pengadaan masker N95 khusus untuk anak:
https://www.indiegogo.com/projects/n95-respirator-masks-for-children-in-haze-areas
  • Akuntabilitas sumbangan (bentuk, jumlah, distribusi) dan informasi terkait ‪#‎BantuKorbanAsap akan dimutakhirkan di
    - FB https://www.facebook.com/bebasbernapas
    - twitter @bebasbernapas
    - Web http://indonesiabebasbernapas.id
  • Kebutuhan mendesak dapat dicek setiap saat melalui aplikasi Android ‪#‎BantuKorbanAsap, pelantar kolaborasi ‬pihak-pihak terlibat baik untuk melaporkan pantauan lapangan, lokasi dan kontak, kegiatan yang sedang dilakukan, ketersediaan alat, keadaan relawan, maupun mengajukan permohonan bantuan.
    https://play.google.com/store/apps/details?id=org.bantukorbanasap.ushahidi
  • Solidaritas #IndonesiaBebasBernapas adalah gabungan lembaga/perorangan yang mau turun tangan menyumbangkan apa pun yang kita bisa, untuk membantu korban asap. Sifat solidaritas ini lebih menyerupai simpul, banyak bantuan diserahkan langsung dan kami hanya mencatatkan dalam jaringan medsos untuk kebutuhan koordinasi/sinergi gerakan di daerah korban asap.
  • Mari laporkan suasana sekitar daerah masing-masing: foto kabut asap (diutamakan setiap pukul 7 pagi dan pukul 5 sore), ISPU harian, jumlah korban ISPA, sarana dan prasarana kesehatan yang telah tersedia baik dari pemda maupun relawan, kebutuhan yang belum terpenuhi di lapangan, untuk mendukung gerakan Solidaritas #IndonesiaBebasBernapas agar dapat mencapai sasaran yang tepat.
Kontak PJ:
  • Kanti +6285220115510 
  • Syahrul +628116611340 
  • Agung +6281291697629 
  • Zenzi +6281289850005

Selasa, 17 Juli 2012

Diet Kantong Plastik

Setelah tas jala kesayangannya suatu saat jebol, Ayah saya beredar ke mana-mana sampai akhir hayatnya menggunakan kantong plastik yang dia kumpulkan bekas belanja dari berbagai sumber ("departement store" dan "supermarket"), berlapis-lapis agar tidak basah membawa kertas-kertas kerjanya. Hanya diganti kalau sudah sobek atau pegangannya sudah terlalu menghitam oleh daki. Mungkin itu adalah bentuk usahanya menghemat barang dan mendaur ulang.

Kini, dengan semangat ramah lingkungan (tapi tetap konsumtif???) saya justru berusaha mati-matian menghindari penggunaan kantong plastik, dan mencemplungkan belanjaan langsung ke ransel (berhubung untuk menyediakan tas belanja khusus pun nggak ngemodal, sementara sarung buat gembolan sedang saya pakai sebagai pengganti rok menutupi celana panjang). Hal ini sehari-hari berjalan cukup lancar, sampai suatu saat saya mengunjungi daerah Jawa Timur.

Di tiga dari empat kota yang saya singgahi berturut-turut (Bojonegoro, Gresik, dan Surabaya) setiap kali saya membeli sesuatu untuk keperluan pribadi ataupun oleh-oleh, dan menolak kantong plastik yang disodorkan, entah kenapa para penjaga warung selalu panik (???)
...
Kurang lebih mereka mengucapkan alasan yang sama:

"Pamali mBak, nanti susah jodoh!"

Setelah misuh-misuh tidak rela dipanggil mBak-mBak dengan sia-sia secara ini di Jawa Timur, beberapa hal terpikirkan:

  1. Apakah tabu ini sudah ada dari zaman dahulu kala, tapi yang disodorkan adalah NOKEN, bukan kantong plastik misalnya? Atau baru ada sejak benda bernama kantong plastik tercipta?

  2. Apakah tabu ini mendunia, atau hanya berlaku di Jawa Timur sebagai salah satu sentra industri plastik? Rasanya selama di peredaran Bandung-Jakarta gak pernah ada yang sedemikian tegasnya memaksa.

  3. Apakah saya tampak begitu awet muda, atau ternyata ada cap jomblo di dahi, sehingga mereka langsung hantam menakut-nakuti dengan ancaman itu? Padahal saya sedang pakai baju a-la bu hajjah ...

  4. Kalau memang ancaman ini benar-benar berlaku, jadi apakah sesungguhnya selama ini kejombloan saya adalah harga tebusan demi keteguhan bergaya hidup ramah lingkungan??? #eeaaa

Kampanye Greeneration, Epicentrum Walk, Oktober 2010

Jumat, 17 Juni 2011

Barbie® Arsitek Ramah Lingkungan?

Ken®, yang baruuu saja awal tahun ini CLBK dengan Barbie®, panik ketika dihadapkan kepada bukti-bukti dari Greenpeace bahwa selama ini sang kekasih membungkus diri dengan kemasan kardus hasil penebangan hutan hujan tropis di Indonesia, yang artinya turut andil dalam merusak tempat kediaman satwa langka orangutan dan harimau Sumatera.
Berikut wawancara dan liputan eksklusifnya (youtube).


Ken Minta Putus Lagi


Versi Indonesia bisa ditonton di http://www.greenpeace.or.id/barbie
(silakan sekalian tanda tangani petisinya).

Ken Dumped BarbieKen® marah dan bersedia menjadi jubir Greenpeace di FB, sampai memanjat gedung untuk memasang spanduk di Mattel California dan Piccadily Circus London:

"Barbie, kita putus! Aku nggak mau pacaran sama cewek yang merusak hutan! Cewek yang mengancam hewan unyu bikin aku sebal!"

Pertengkarannya bisa disimak via twitter @Ken_talks vs @Barbie.
...

Namun, muncul tanda tanya, bagaimana dengan Ken® sendiri? Mengapa mempermasalahkan kemasan pembungkus, sementara gaya hidup makhluk yang dibungkusnya jauh lebih tidak berkelanjutan? Padahal, baru saja dia berjuang merebut kembali hati Barbie® (setelah berkenalan 50 tahun dan sempat berpisah selama 7 tahun), buang energi demi berkampanye besar-besaran sambil melempar pernyataan gombal semacam "aku ingin kau kembali" "kaulah satu-satunya boneka untukku" "kita mungkin hanya plastik tapi cinta kita sejati!" cieee...

We May Be Plastic but Our Love is RealWalaupun mungkin tidak tepat sasaran, dan bisa membuat salah paham kalau tidak menelusuri masalahnya lebih dalam, jelas gembar-gembor ini sangat keren.
Cukup menyentak perhatian orang, termasuk saya.

Mattel pun tampak berusaha turun tangan walaupun sambil protes bahwa mereka tidak secara langsung terlibat. Apa pengaruhnya terhadap pemerintah Indonesia, yang melaksanakan moratorium penebangan hutan dengan enggan, patut kita nantikan.


Karir Tahun Ini: Barbie® Arsitek


Kebetulan, musim panas tahun ini akan menandai pertama kalinya Barbie meniti karir arsitek dalam barisan "I Can Be..." setelah sekian lama ia terjun dalam beragam profesi mulai dari model, aktris, dokter, astronot, pembalap, tentara, kasir McD maupun pengantin (eh, lho, kenapa itu dihitung karir, bukan ibu rumah tangga?)

Arsitektur sempat terpilih oleh masyarakat sebagai cita-cita Barbie pada 2002, namun saat itu Mattel memutuskan bahwa profesi ini terlalu rumit untuk dipahami anak kecil. Tahun lalu ia kalah suara dari Insinyur Komputer, dan baru tahun ini diterima. Dua orang arsitek perempuan yang selama ini memperjuangkan Barbitect, diangkat sebagai penasihat untuk menjaga boneka ini otentik terhadap karirnya.

Ada yang bilang, mungkin sesungguhnya Barbie memang cocok menjadi seorang arsitek, karena boleh dikatakan dengan ukurannya yang tidak seimbang itu, wujudnya sendiri merupakan hasil penguasaan kemustahilan struktural.

Seperti Apa Sih Penampilan Arsitek Sejati?


architect barbieMattel menyebut penampilan Barbitect sebagai "gaya simetris dengan warna tegas dan garis bersih" dengan gaun biru dan pink bergambar gedung pencakar langit, sepatu bot hitam hak tinggi dan jaket hitam pendek. Dia memanggul tabung gambar pink untuk cetak biru, membawa serta helm pengaman, sementara kacamata berbingkai hitam bertengger di kepalanya.

Bagaimana penampilan ini mewakili arsitek perempuan?

Arsitek-arsitek muda teladan pun turut berkomentar.
...

  • Stereotip standar busana arsitek adalah celana panjang dan baju berkerah kura-kura berwarna hitam, selain kacamata berbingkai hitam yang kebetulan dia miliki.
  • Warna pink pasti selayaknya dihindari karena cenderung menimbulkan kekacauan komunikasi di lokasi konstruksi. Sebab, pada umumnya para kontraktor membenci warna banci.
  • Rambut pendek agar mudah disisir, wajah tanpa rias dan ada kantung mata dan kerutan kening sisa bergadang berhari-hari. Selalu siap dengan segelas kopi hangat.
  • Pakaiannya perlu ditambah seragam olahraga pink kinclong yang adem ayem untuk bergaul bersama keluarga di hari libur. Juga harus ada scarf.
  • Dan walaupun punya helm pengaman (yang kebetulan tidak pink!) sesuai pedoman pelaksanaan kesehatan dan keselamatan kerja yang berlaku, rok pendek dan sepatu hak tinggi jelas belum memenuhi syarat karena menyulitkan naik tangga. Sayangnya, bentuk kaki Barbie tidak memungkinkan dia memakai sepatu bersol rata!
  • Beberapa orang lain menyinggung bahwa tabung gambar cetak biru sudah ketinggalan zaman. Bukankah kini arsitek menggunakan iPad dan inFocus untuk menampilkan rancangannya?

Stratigakos Barbitect

Sebaliknya ada juga yang mengacungkan jempol, bahwa sudah saatnya citra arsitek perempuan yang selama ini seakan harus tunduk kepada gaya maskulin diberi sentuhan feminin. Dan bahwa selain di lapangan, banyak kok arsitek perempuan yang mengenakan sepatu hak tinggi dengan leluasa. Kenapa harus berbaju hitam kayak mau berkabung, siapa bilang arsitek tidak boleh pakai pink?

Kenyataannya, Barbitect bukanlah sebuah terobosan di dunia boneka. Sebagai tandingan Barbie, sepuluh tahun yang lalu, pada 2000, sebenarnya Smartees sudah memproduksi Amanda arsitek, dengan aksesori lengkap helm pengaman, kalkulator, penggaris, jangka, koper, bahkan ada meja gambarnya segala! Namun sayangnya proporsi sang boneka belum jauh dari Barbie, dan tentu saja Barbie sebagai ikon budaya pop yang mendunia dianggap akan berdampak lebih jauh terhadap pandangan masyarakat umum.

Kalau menurut pengalaman saya sendiri sih, aksesoris yang kurang pada Barbitect maupun Amanda adalah apa itu namanya pita pengukur/meteran gulung.
Anggota PCP (Perfect Crime Party, manga karya tokoh-tokoh utama Bakuman) saja selalu membawa meteran gulung itu ke mana-mana (jadi gantungan HP), adik saya sendiri bahkan menamai meteran gulungnya 'Legolas', masa si Barbitect ini tidak.

Yang lebih penting, apakah ketepatan gaya penampilan dan perlengkapan sang boneka akan mempengaruhi pandangan anak-anak terhadap profesi tersebut?

Pengaruh Budaya Pop terhadap Cita-cita Anak-anak


barbitect mashablePatut dipertanyakan, seberapa besar sih peran Barbie terhadap kesempatan kerja di kehidupan nyata dan keputusan karir masa depan sang anak yang memainkannya, saat ia dewasa nanti?
Adakah survei mengenai peran-peran Barbie sebelumnya, seperti astronot, yang membuktikan pengaruhnya terhadap cita-cita anak-anak generasi tersebut?
Apakah dengan memainkan Barbitect, anak-anak pasti akan senang membuat cetak biru bangunan?
Atau hanya sekadar menggonta-ganti baju tanpa tertarik pada aspek arsitekturalnya?
...

Lebih banyak lagi yang protes, bahwa Barbitect memberikan kesan yang salah kepada anak-anak, seakan-akan bukan otaklah yang diperlukan, melainkan tampang dan gaya yang utama. Seakan-akan kalau mau jadi profesional, intelektual, sarjana, pintar saja tidak cukup, kamu tetap harus cantik. Sejak insiden pengakuan Barbie kesulitan matematika 11 tahun berlalu, apakah kini Barbie terjamin telah lebih cerdas? Apakah dengan menyaksikan tokoh kecantikan ini tampil sebagai intelektual, anak kecil akan terberdayakan?

barbie barbaricUntuk mendorong anak kecil jadi arsitek tentu lebih cocok main balok, lego, dll yang memberi sensasi desain dan konstruksi, mengasah kemampuan spasial, rasa estetik, keterampilan merencanakan, dan kebiasaan kerja sama.
Namun mungkin, selama orang tua masih memilih mainan dengan bias gender, adanya Barbie arsitek sudah lumayan menguak pengalaman dunia alternatif dan penyelesaian masalah, dengan memilih apa yang akan dia pakai ke kantor, belanja di toko material, menyambangi tukang, menghadap klien, dll
(walaupun tentu lebih bagus lagi bila anak-anak perempuan mulai tertarik main balok).

Seseorang menyoroti bahwa sesungguhnya masalah yang dihadapi dunia arsitektur saat ini bukanlah dalam tahapan merayu para gadis agar tergiur menjadi arsitek, buktinya jumlah mahasiswi arsitektur cukup tinggi, melainkan dalam tahapan bagaimana membuat para arsitek perempuan bertahan di dalam profesinya dan mengambil izin arsitek.
Jika tujuannya promosi, sebenarnya yang harus jadi sasaran untuk membuat profesi ini tampak menarik adalah remaja.
Harus ada peringatan di kotaknya "mainan ini bagus untuk anak kecil tapi tidak dapat dijadikan gambaran akurat untuk remaja usia 16-22 yang sedang serius mempertimbangkan mengejar profesi ini."


Lomba Merancang Rumah Impian Ramah Lingkungan


barbie's roomSorotan paling kritis adalah terhadap maket yang menyertai Barbitect. Dengan bahan plastik pink yang sedemikian, bagaimana Barbitect diandalkan merancang rumah masa depan berkelanjutan?
Apalagi mengamati seleranya selama ini, dari rumah impian Ken® di Toy Story 3 yang bernuansa ungu, kuning krem dan biru muda elektrik, toko di Shanghai, sampai rancangan Jonathan Adler di Malibu menyambut ulang tahun ke-50 Barbie®, hanya lagak kemewahan pink norak dengan sentuhan dewasa narsis hedon hura-hura yang tampak, belum ada bayangan sosok perempuan mandiri yang tekun, apalagi konsep hijau sertifikasi LEED® (Leadership in Energy and Environmental Design).

AIA (Institut Arsitek Amerika) berusaha menengahi kontroversi ini dengan mencanangkan Lomba Merancang Rumah Impian Barbie Ramah Lingkungan sejak 16 Mei-27 Juni 2011, terbatas anggota AIA.

Mereka menekankan agar tidak terlalu serius menghadapi boneka ini, cukuplah sambil "bermain dan bersenang-senang" dan "think pink" sesuai dengan panduan dari Barbie sendiri:
  • Sebuah rumah kantor yang rapi dan cerdas adalah penting untuk setiap boneka. Dengan lebih dari 125 karir, saya perlu kantor luas yang dapat menampung peralatan canggih saya untuk pertemuan, kunjungan klien dan presentasi.
  • Saya suka menghibur maka saya perlu ruang duduk dan ruang makan yang terbuka dan terhubung, memungkinkan untuk berbaur dan mudah menghibur dari satu ruangan ke ruangan lain.
  • Dapur harus fungsional dan keren dengan peralatan mutakhir, meja besar dan banyak ruang untuk memasak. Saya juga suka cahaya alami di dapur saya sehingga wajib ada jendela. Saya koki yang lumayan ahli, lho!
  • Sebagai "fashionista" sejati, Anda bisa bayangkan perlu seberapa besar lemari saya! Saya memiliki busana dan perhiasan tak terbatas, maka saya perlu banyak ancak, rak sepatu dan kabinet yang dapat mudah diatur – berdandan setiap hari tidak boleh menjadi kerepotan.
  • Kamar mandi impian: ruang yang besar dan bergaya, dapat diakses dari kamar tidur utama dan ruangan lainnya.
  • Saya suka hewan dan saya memiliki lima ekor hewan peliharaan (termasuk jerapah) setiap saat. Sebuah halaman belakang yang luas sangat penting agar mereka dapat berkeliaran dan bermain!
  • Sebagai "Gadis California" asal Malibu, saya mengutamakan lokasi, lokasi, lokasi! Rumah saya harus memiliki pemandangan yang menakjubkan di halaman belakang dan menghadap laut.

"Alangkah jarang seorang perempuan tahu apa yang dia inginkan!"
Apalagi sebagai klien!
Eh? Kok malah jadi klien?
Lho lho lho, Barbie, bukankah kamu tahun ini lulus ujian jadi Arsitek bersurat izin, kenapa tidak merancangnya sendiri???

Tentu banyak rumah boneka yang dikategorikan ramah lingkungan, seperti ini, ini dan ini, tapi pastilah tak ada yang sudi memenuhi syarat-syarat di atas.

Lomba Merancang Busana Barbie Perusak Hutan Hujan


barbie rainforest destroyer

(25/06/2011) Tambahan pilihan 126 profesi, Greenpeace menawarkan karir yang lebih tepat, yaitu Barbie "perusak hutan hujan", lengkap dengan aksesori gergaji mesin dan buldoser pink.
Tak kepalang tanggung menyaingi AIA, mereka juga membuka CONTEST: Design a Rainforest Destroyer look for Barbie.
Pemenang akan memperoleh hadiah selembar kaos pink "Barbaric", bergambar siluet Barbie memegang gergaji mesin...
Kelemahan lomba ini, untuk mengikutinya peserta harus punya Barbie dulu, dong... Atau mungkin memang sasarannya adalah meningkatkan kesadaran para pemilik Barbie. Yang jelas saya tidak bisa ikutan.

Arsitek (dan Boneka) Ramah Lingkungan?


Karena dulu sibuk mengurus adik (yang mengaku-aku arsitek), dan adik-adik sepupu (juga kuliah arsitektur), saya sebenarnya tidak terlalu peduli terhadap boneka, hanya kebetulan menikmati pemberitaannya saja.

yotsuba&sepeda!Kalau anak-anak Anda membutuhkan teladan boneka, saya usulkan Yotsuba&! yang memang kisahnya beredar di seputar isu ramah lingkungan:
- Pemanasan Global
- Daur Ulang
- Ruang Terbuka
- Penghijauan
- Hemat Energi
- Bebas Polusi...
Nyaris hanya dialah satu-satunya boneka yang saya rela beli sendiri.

...

Masalahnya, berdasarkan peringatan di kotaknya, Yotsuba&! ini mainan untuk usia 15 tahun ke atas walaupun aslinya berusia 5 (tepatnya 10) tahun, sementara Barbie tercantum untuk usia 3 tahun ke atas walaupun aslinya berusia 20an (tepatnya 52) tahun... Aneh ya?

Kalau teladan arsitek, selebritas Bandung yang dielu-elukan oleh ikatan alumni SMA saya kayaknya sih sering juga pakai kaos kerah kura-kura dan kacamata berbingkai hitam, tapi sayangnya ia juga menjadi bintang iklan rokok, hal yang menurut saya bertentangan dengan konsep ramah lingkungan. Yang jelas, belum ada yang saya kenal terpikir untuk merancang rumah boneka.

Saya pun ingin membangun rumah Yotsuba, dan saya rasa IAI (Ikatan Arsitek Indonesia) perlu juga menyelenggarakan lomba merancang rumah Unyil, rumah Cepot atau rumah siapalah boneka lainnya yang akan lebih mendukung pelestarian hutan hujan Indonesia.

Minggu, 10 Oktober 2010

Pasar Seni ITB 2010

Kali ini teman saya si Naomi dengan Simpul Jamilnya buka gerai. Banyak lagi yang lain tapi saya tidak menemukan semua, karena arus desak-desakan manusia kurang terkendali.

Katanya juga Pasar Seni akan diusahakan ramah lingkungan, tapi ternyata gerai-gerai makanan semua menggunakan styrofoam.

Jumat, 01 Oktober 2010

Kutukan Zaman Modern

Lontong pakai lembar aluminium (okeeey) itu apa boleh buat dong, saat di luar negeri tidak ada daun pisang.
Ketupat pakai plastik (ngngng...) ditemukan di tukang ketoprak di pengkolan Salihara. Huh padahal kan lebaran sudah berlalu, pasti banyak sisa janur...
Putu bambu pakai... pipa pvc??? (Ehalah gubraggg!) Warnanya hijau emberrr pula!

Alasan bahwa bambu susah dapatnya, itu sangat tidak bisa diterima. Bukankah bambu dalam sehari bisa tumbuh 30 cm?

Untunglah setelah trauma horor itu, masih ketemu tukang putu yang cukup waras, tetap menggunakan bambu asli, daun pandan dan daun suji alami.

yotsuba & putu!

Kamis, 17 September 2009

Bualan sang Buaya Muara

Semakin marak saja akhir-akhir ini gerakan cicak lawan buaya...

cicak buaya Duh, kasihan, kena salah kaprah lagi makhluk satu ini, kembali disebut-sebut sebagai istilah yang penuh huru-hara...
Walaupun setelah itu muncul pula Godzilla, entahlah apakah mereka tahu atau tidak bahwa godzilla = gorila + kujira (paus).

Quis custodiet ipsos custodes?

Padahal seharusnya nama baik buaya sudah pulih berkat kampanye Steve Irwin... Sayangnya beliau tewas tiga tahun yang lalu, justru oleh ikan pari, sama sekali bukan seekor buaya pun (huhuhu hu hu kayaknya dulu mendengar kabar kematian beliau jauh lebih sedih daripada waktu Heathy atau MJ)...

dilarang melempar buaya dengan benda apa pun

Walaupun dalam fabel-fabel kuno terlecehkan sebagai makhluk lugu yang mudah tertipu oleh musuh bebuyutannya, si kancil yang cerdik, buaya tetap saja harus tabah diibaratkan sebagai pendusta...

Lelaki Buaya Darat, apa ada hubungannya dengan peristiwa G30SPKI, Lubang Buaya dan Angkatan Darat?
Di Flores, Buaya Darat merujuk kepada Komodo si Reptil Purba.
Mungkin karena dekat dengan makna lintah darat penghisap darah, pemamah daging, predator sigap, sampai menjadi istilah untuk playboy gombal.
penangkaran buaya buaya muara

Tentu juga terkait istilah yang sering dipakai dalam syair-syair kuno, Air Mata Buaya: karena sebagaimana reptil umumnya, bisa meleleh tanpa rasa sedih, sehabis memangsa dengan kejamnya. Tapi kan buaya tak pernah bermaksud menipu, lah air matanya keluar secara alami untuk membersihkan bola mata, kok diprotes...
Trivia lain adalah bahwa jenis kelamin buaya ditentukan oleh faktor suhu lingkungan. Hanya suhu tertentu saja yang akan menghasilkan buaya jantan, lebih rendah atau lebih tinggi dari itu akan menghasilkan buaya betina... halah...
Lalu kenapa harus Buaya Darat? Buaya Muara di Kalimantan ternyata pernah menggemparkan dengan peristiwa menelan manusia. Dalam penangkaran mereka dikembangbiakkan dengan perbandingan 1 jantan : 4 betina. Jika demikian bisalah orang poligini dihina dengan istilah "buaya muara" sekalian...

rotibuayaPadahal menurut sudut pandang lain, secara biologis buaya boleh dikatakan termasuk salah satu jenis hewan paling setia di muka bumi, tidak berganti-ganti pasangan... Makanya di beberapa daerah seperti di sekitar Betawi, roti buaya dipakai sebagai seserahan nikah, perlambang kesetiaan pengantin seumur hidup (walaupun di rumah saya roti buaya malah biasa dimakan sebagai hidangan ulang tahunan, kuhahaha).

Yang agak bagus paling-paling istilah Lidah Buaya: Sementara lidah reptil umumnya diasosiasikan kepada lidah bercabang, lidah beracun, lidah yang mengucapkan kata-kata bohong atau kejam, namun lidah buaya dalam bahasa Indonesia malah menjadi istilah bagi tumbuhan yang sangat bergizi bagi kesehatan kulit dan rambut, aloe vera, walaupun bentuknya lebih mirip ekor buaya daripada lidah buaya asli.

Yang jelas, contoh teladan memperlakukan perempuan secara setara di dunia One Piece ternyata adalah Sir Crocodile alias Mr Zero sang manusia pasir.
Cobalah bandingkan: dari kesembilan kru bajak laut Topi Jerami (Mugiwara Kaizokudan) ada dua perempuan (Nami dan Robin), dari Tujuh Panglima Laut (Ouka Shichibukai) hanya ada Boa Hancock, dari Empat Kaisar (Yonkou) pun hanya ada satu perempuan lagi, bahkan di antara ketiga Laksamana Angkatan Laut (Kaigun Saikyou Kyouryoku) dan lima Tetua Bintang (Gorousei) semua lelaki; sementara di dalam struktur organisasi kriminal rahasia Baroque Works milik Crocodile, hampir setiap agen pasti punya mitra lawan jenis masing-masing (kecuali Bentham alias Mr2 Bon Kurei yang waria mengganda sendirian). Apa pun tujuannya memasang-masangkan sedemikian rupa, betul-betul Croc menghargai potensi perempuan! p(^o^)q

crocoboy(Maaf kalau ngelantur, kebetulan selama rentang waktu April-September ini hampir setiap minggu memang kasuat-suat terus dengan kembalinya si keren Crocoboy ke kancah pertarungan One Piece, kali ini tampil sebagai sekutu tak terduga Luffy bersama Badut Buggy, Raja Waria Ivankov dan Manusia Hiu Jinbei... Iyeeei~!)

Oh iya sepatu crocs buruk rupa yang sering bikin celaka itu kabarnya mau bangkrut ya, sejak obral besar-besaran sekitar hari Kartini lalu? Tapi kelihatannya masih banyak dijual di tempat-tempat tertentu. Kalau memang benar akan berhenti produksi, saya mau juga satu...

Kuha ha ha ha ha ternyata lumayan sering blog bambumuda membahas makhluk melata berdarah dingin:
Ular, Kodok, Kura-kura, Bunglon, apa lagi ya...


P.S. (Seurieus mode off)
Ngomong-ngomong soal emansipasi dan hari Kartini, kebetulan berdekatan pada 21 April lalu, saya mendapat kabar seorang teman gugur lagi pada saat berjuang melahirkan, padahal saat kehamilannya, yang kedua pula, tampak sehat tidak ada keluhan yang berarti. Inna lillaahi wa inna ilaihi raajiuun.

Memang sudah bergema tudingan beberapa pengamat ahli, bahwa sepantasnya yang diperingati sebagai Hari Kartini bukanlah hari lahirnya 21 April, melainkan 17 September, hari wafatnya putri Indonesia tersebut pada usia 25 tahun lebih sedikit, setelah melahirkan putra pertama. Hal ini untuk mengingatkan kita selalu, betapa melahirkan itu mempunyai risiko kematian, sehingga kesehatan ibu hamil dan melahirkan mendapatkan perhatian khusus, dan agar kaum lelaki juga bersiap mengambil peran lebih besar melakukan langkah-langkah tertentu demi menjaga keselamatan istri, putri, dan perempuan di sekitar mereka.

buayamuarasamarinda