Jumat, 23 Oktober 2015

Solidaritas #IndonesiaBebasBernapas

Saat ini, sekitar 40 juta paru-paru berjuang keras menyerap oksigen tipis untuk mempertahankan napas akibat merajalelanya asap kebakaran hutan dan lahan. Perlu menerapkan prinsip SAR menyikapi situasi ini, yakni FIRST THING FIRST, dan #BantuKorbanAsap adalah prioritas kita.

Mari berjibaku, turunkan aksi nyata menyelamatkan sebanyak mungkin warga negara terdampak, terutama kelompok rentan (bayi, anak-anak, ibu hamil, lansia, orang sakit) di Provinsi Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Kebutuhan prioritas #BantuKorbanAsap saat ini adalah:
  1. Bantuan (obat-obatan, air purifier, masker dll)
  2. Tenaga medis
  3. Ruang publik aman bernapas (untuk kelompok rentan)
  4. Evakuasi
TIDAK CUKUP hanya sekadar kliktivisme MEMBERI JEMPOL di media sosial, mari turun tangan!!



Kirimkan bantuan anda (dana, barang, informasi) ke Solidaritas #IndonesiaBebasBernapas
Sekretariat:
Article 33 Indonesia
Jalan Tebet Dalam IV G No 7 Jakarta 12810
Tel +62-21-83707802
Rekening Donasi:
Bank Rakyat Indonesia cabang Dewi Sartika Bogor
(BRI) 0012-0100-2789-306
a.n. Yayasan Auriga Nusantara

Rekan-rekan luar negeri dapat menyalurkan melalui Indiegogo,
pengadaan masker N95 khusus untuk anak:
https://www.indiegogo.com/projects/n95-respirator-masks-for-children-in-haze-areas
  • Akuntabilitas sumbangan (bentuk, jumlah, distribusi) dan informasi terkait ‪#‎BantuKorbanAsap akan dimutakhirkan di
    - FB https://www.facebook.com/bebasbernapas
    - twitter @bebasbernapas
    - Web http://indonesiabebasbernapas.id
  • Kebutuhan mendesak dapat dicek setiap saat melalui aplikasi Android ‪#‎BantuKorbanAsap, pelantar kolaborasi ‬pihak-pihak terlibat baik untuk melaporkan pantauan lapangan, lokasi dan kontak, kegiatan yang sedang dilakukan, ketersediaan alat, keadaan relawan, maupun mengajukan permohonan bantuan.
    https://play.google.com/store/apps/details?id=org.bantukorbanasap.ushahidi
  • Solidaritas #IndonesiaBebasBernapas adalah gabungan lembaga/perorangan yang mau turun tangan menyumbangkan apa pun yang kita bisa, untuk membantu korban asap. Sifat solidaritas ini lebih menyerupai simpul, banyak bantuan diserahkan langsung dan kami hanya mencatatkan dalam jaringan medsos untuk kebutuhan koordinasi/sinergi gerakan di daerah korban asap.
  • Mari laporkan suasana sekitar daerah masing-masing: foto kabut asap (diutamakan setiap pukul 7 pagi dan pukul 5 sore), ISPU harian, jumlah korban ISPA, sarana dan prasarana kesehatan yang telah tersedia baik dari pemda maupun relawan, kebutuhan yang belum terpenuhi di lapangan, untuk mendukung gerakan Solidaritas #IndonesiaBebasBernapas agar dapat mencapai sasaran yang tepat.
Kontak PJ:
  • Kanti +6285220115510 
  • Syahrul +628116611340 
  • Agung +6281291697629 
  • Zenzi +6281289850005

Selasa, 29 September 2015

Punah di atas Menghamba

Orang tertindas pasrah karena dua kemungkinan:
  • Tidak terdidik tentang hak asasinya sehingga mudah terpengaruh oleh kekuasaan tak kentara yang mengistimewakan segelintir orang tertentu;
  • Sederhana saja, cuman ga mau rempong ...

Orang tertindas masih melawan karena dua hal:
  • Terdorong rayuan pihak luar yang menggosok untuk kepentingan lain;
  • Biar eksis sekalian ...

Lah si saya? Di mana kedudukan saya?
Sama seperti kalian, dari lubuk hati yang terdalam berharap menjadi orang yang bisa mencanangkan
I AM!! THE ONE!! WHO KNOCKS!!

Jumat, 17 April 2015

Sepeda Tambora

Letusan Gunung Tambora, Pulau Sumbawa, 5-17 April 1815, 200 tahun lalu, adalah salah satu bencana terbesar yang tercatat dalam sejarah. Letusan ini memusnahkan peradaban kerajaan-kerajaan di sekitar, menelan puluhan ribu korban, serta berdampak pada perubahan iklim global, wabah penyakit, dan gagal panen.

Peristiwa "Tahun tanpa Musim Panas" yang mendung, gelap, lembap berkepanjangan di Eropa akibat letusan tersebut menggugah Mary Shelley mengarang "Frankenstein" sementara Polidori menulis "The Vampyre", acuan genre sastra gothik horror modern yang berkembang biak sampai menjadi Sookie atau Twilight.

Kerajaan-kerajaan Nusantara pun sibuk menghadapi Belanda yang kembali setelah Inggris angkat kaki akibat kekalahan perang di Waterloo.

Teman saya Djatjk mencolek juga bahwa sepeda pun tercipta akibat peristiwa ini. Kuda-kuda mati kelaparan, sehingga umat manusia terdesak untuk merekayasa mesin penggantinya.



Minggu, 15 Maret 2015

Kilometer 0 NKRI

Ini pemandangan di depan monumen "kilometer nol" palsu, untuk menandai titik paling barat laut Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang didirikan di Pulau Weh untuk keperluan wisata. Aslinya masih ada lagi pulau terluar bernama Pulo Rondo sekitar 25 kilometer dari tempat ini. Namun, pulau tersebut juga terletak di bawah administrasi yang sama, yakni Kota Sabang.


Kilometer 0 NKRI
Posted by Kanti Anwar on Day o' the Sun, Marrrch 15, 2015

Sabtu, 29 November 2014

Semarak Minang Bersoda

Onde mandeh ... Baa pulo rang awak ko ...
Pasanglah sakalian tungku randang jo piriang2 dendeng balado ...
Kegagalan hreatipitas ... ??? OMGWTHDNA


NATIONAL COSTUME MISS EARTH INDONESIA 2014Kostum nasional “The Glory of Sparkling Minang” yang dikenakan oleh Annisa...
Dikirim oleh Indonesian Pageants pada Senin, 24 November 2014


KOMENTAR DUNSANAK SADONYO

  • Puti nan baduri...???
  • Iyo bana rang awak tu? ... Indak malu nyo?
  • Seram ... Sieun ... Yaiks ... tatutt ...
  • Kayak monster ... Maleficent atau Cruella de Vil versi minang
  • Bisa buat kouhaku uta gassen iniii

  • Indak barek jam gadang di kapalo?
  • Bentar lagi jadi Leher beton.. Ngalahin mike tyson ...
  • Mirip menara Sauron ya?
  • Kayaknya bakal sakit ketusuk2 gonjongnya di sana sini :)))
  • Kan gak mesti bagonjong, atap kajang padati lebih vernakular ...

  • Songketnyo cabiak, tarompahnyo sirah, jam gadang batenggek
  • Manga lo paha pamer2 cando iko. Mambangkik batang tarandam
  • Benar-benar memahami spirite urang awak tuh designernya *sigh
  • Duh... Arwah Tuanku Imam Bonjol bisa bangkit dari kubur nih
  • Misi mendangkalkan filosofi baju kuruang padusi islami.

  • Moderennyooo... iyo. Tapi ... Apo indak marah rang minang ??????
  • Pakai istilah sekarang ... "gak segitunya kaleeeee ..."
  • Kok urg kampuang pasti indak mangarati bantuak koh...
  • Perancang tu ingin manunjuakkan rancaknyo tanun Silungkang ...
  • Sayang kreativitas indak manenggang budaya urang Minang...