Kamis, 03 November 2005

Manga no Hi ・「漫画の日」

hard for me to say: I am Sorry; A lot easier to say... Hayang Seuri

Umat Islam di Jepang cukup beruntung tahun ini, karena Idul Fitri jatuh bertepatan dengan Bunka no Hi, 「文化の日」 alias Hari Kebudayaan. Hi, gak keren kah judulnya? Sebuah hari libur yang memperingati diresmikannya undang-undang Jepang paska perang dunia II, dengan slogan "mencintai kebebasan dan perdamaian, memajukan kebudayaan". Selain itu juga merupakan hari dengan probabilitas cerah yang cukup tinggi, sehingga berbagai kegiatan luar rumah bisa terselenggara dengan baik.

Tapi yang lebih penting lagi, tanggal ini adalah hari KOMIK nasional Jepang.

Sebenarnya ada dua tanggal lain yang dianggap manganohi, yaitu 17 Juli: ulang tahun majalah karikatur "Punch" yang bertahan selama satu setengah abad sebelum kebangkrutannya di tahun 1992, dan 9 Februari: berdirinya toko komik Mandarake dan wafatnya Tezuka Osamu sang bapak manga.

Untuk bisa menghormati dengan lebih meriah, maka tanggal 3 November yang juga merupakan tanggal lahir tercatat Tezuka Osamu, diresmikan menjadi Hari Manga sejak 2002, oleh Asosiasi Pengarang Komik Jepang Nihonmangakakyoukai 「日本漫画家協会」, dengan dukungan empat perusahaan penerbitan raksasa:
  • Koudansha (Asakiyumemishi, Sailor Moon, karya-karya Tezuka Osamu...),
  • Shuueisha (Dragonball, City Hunter, Rurouni Kenshin, One Piece, ...),
  • Shougakukan (Doraemon, Meitantei Conan, karya-karya Mitsuru Adachi...) dan
  • Hakusensha (Garasunokamen, ...)

Berkaitan dengan komik, yang lucu terdaftar juga di Wikipedia bahwa tanggal ini juga merupakan hari ayahnya Nobita melamar sang ibu, dan ulang tahun Hayami Masumi... Gedubrak. (11月3日)

Ayo sekalian saja diresmikan di kalender, menggantikan istilah *budaya* yang berat itu! Dan, selamat lebaran.

1 komentar:

windede mengatakan...

wah.. asyik ya bisa berbaur dengan budaya negeri orang...