Kamis, 24 Agustus 2006

You Only Live Twice

Kalau gak salah sih (berhubung gak pernah baca, dan gak nonton dengan seksama), ceritanya pada suatu hari Oom Jimbong terimbas kebudayaan Jepang dan mau belagak ikut-ikutan Matsuo Basho, mengarang haiku tapi rada-rada gagal begitu.

You only live twice:
Once when you were born,
And once when you look death on your face.


Kalau di lirik lagu OSTnya, sedikit berubah.
(Walaupun gak suka filmnya, rata-rata lagunya terasa keren sih)

You Only Live Twice or so it seems,
One life for yourself and one for your dreams.
You drift through the years and life seems tame,
Till one dream appears and love is its name.

And love is a stranger who'll beckon you on,
Don't think of the danger or the stranger is gone.
This dream is for you, so pay the price.
Make one dream come true, you only live twice.


Minggu kemarin beredar isu kiamat sehabis Isra'Mi'raj.
Dini hari tanggal 22, saya naik kereta api tercinta.
Namun baru kali ini mengamati mentari terbit berwarna jingga.

Utsukushii... jinsei tte sou kantan ni suteru mon janai naa.

Ternyata isunya diundur jadi tanggal 12 September? Hahaha.

Terpaksa lebih perhatian juga terhadap hidup. Gara-gara sehabis semangat baca cerita rekaan Death Note, ternyata malah menemukan kenyataan Dying Message teman sendiri.

Tidak ada komentar: