Senin, 10 Januari 2011

Rubicon

Hearing and seeing the word "RUBICON" all over the place...
In movies. Advertising.
It's even written in a car parked around the neighborhood!

Is it a sign?
取り返しのつかない事をしちゃったか? やれというのか?
Did I, or do I have to, cross something???
Up to the point of no return? Hyaaa...
Or... whether it's kinda new breed of lolicon!?
Or... a particular conference, such as Comicon?

Sabtu, 13 November 2010

Tujuh Hari untuk Saat Ini

Gara-gara obrolan dengan Alia, jadi tertantang menggambar. Sekalian saja ikutan acara "Seven: Draw Your Days". http://www.facebook.com/event.php?eid=164635440234531 Padahal tahun lalu juga pernah ingin ikut, kebetulan memang hari-hari itu padat sekali acara asyik yang bisa diceritakan: menjuri lomba debat, menyelenggarakan pertunjukan wayang, menonton pagelaran seni kontemporer... Tapi saking repotnya tak cukup menggambarkannya dalam sehari, sehingga tak ada yang terunggah saat itu. Kapan-kapanlah kalau sketsanya terkumpul lagi. Kalau minggu ini rasanya malah tidak banyak peristiwa unik, benar-benar hanya keseharian rutin yang ada, terjebak dalam lingkaran setan yang tak pernah tuntas. Mengasah teknik pun belum sempat, alat gambar terbatas, pakai kertas bekas. Yang penting kita mulai.

Minggu, 07 November 2010

Harus selalu diingatkan kembali bahwa saya makhluk seberang cermin. minggu

Senin, 08 November 2010

Kembali ke ibukota yang sangat menyesakkan, inilah hiburannya. Malah belum pernah lihat buah lontar di Bandung, kenapa ya? senin

Selasa, 09 November 2010

Anak-anak ini putih seperti emaknya orang Sukabumi, tapi berwajah antik jiplakan bapaknya orang Makassar. Ingin menggambar wajah itu dengan terperinci tapi terlambat berangkat. Sampai sekarang pun saya masih belum tahu nama mereka siapa, hiks... curang... selasa

Rabu, 10 November 2010

Pulang hampir tengah malam gara-gara keterusan kerja sambil berkhayal nyanyi-nyanyi. rabu

Kamis, 11 November 2010

Pelampiasan ketegangan, menggiling sesuatu itu memang asyik, memuaskan lho. kamis

Jumat, 12 November 2010

Omnia mutantur, nihil interit. jumat

Sabtu, 13 November 2010

Akhir pekan masih harus berkutat di depan komputer adalah hal yang menyebalkan. Hanya kucing yang dapat membuat saat-saat itu menyenangkan. sabtu

Kamis, 28 Oktober 2010

Sumpah Zynga

Perkembangan teknologi gawai internet rupanya membuat orang mulai pasrah dan sabar menikmati macet. Padahal seharusnya tidak. Bukankah macet adalah kesalahan sistem yang harus dicari solusinya!
Saya tidak percaya dengan iming-iming kalau kita membeli suatu barang, artinya kita menyumbang sekian untuk ke mana. Itu seharusnya urusan langsung pemilik industri. Apalagi iming-iming terhadap permainan virtual, karena kontribusinya terlalu sedikit tapi seakan dapat membebaskan kita dari tanggung jawab sosial.

Saya bersumpah akan...
Berhenti main Mafia Wars, dan turut serta membasmi mafia peradilan.
Berhenti main Treasure Isle, bertualang di laut yang sesungguhnya.
Berhenti main Poker, dukung pemberantasan korupsi sampai akarnya.
Berhenti main Vampires, turut menanggulangi wabah demam berdarah.
Berhenti main Cafe World, masak 4 sehat 5 sempurna demi keluarga ceria.
Berhenti main FarmVille, merawat tanaman rempah-rempah di halaman.
Berhenti main FishVille, mulai memperjuangkan nasib para nelayan.
Berhenti main FrontierVille, mencoba mengatasi banjir Bandung/Jakarta.
Berhenti main YoVille, berberes kamar lalu silaturahmi ke para tetangga.
(Banyak banget ya...)
... Pokoknya saya akan,,, berhenti main segala game Zynga,
separah-parahnya kembali mengisi waktu luang dengan menekuni manga.

Rabu, 20 Oktober 2010

Polisi dan Seragam Satpam

Kebijakan pertama Kapolri baru????? Para satpam kantor, selama 10 tahun ini berseragam keren, kalau gak tangan panjang biru muda/biru tua, tangan pendek hitam-hitam. Tapi kemarin dapat surat edaran dari kepolisian harus pakai seragam satpam asli, putih-biru, jadilah hari ini kembali muda kayak anak SMP.



Jadi ingat sekali-kalinya pengalaman diinterogasi polisi, 20 Oktober 1999, pelantikan presiden kapan tahu, aku sedang bergoler nyaman di siang bolong di rerumputan pinggir kali Kamo (Kyoto), eh polisi yang patroli curiga lihat sepedaku kinclong... Untung sepeda ini bukan yang dipungut dari pinggir jalan. Ada nomornya, begitu dia cek pakai HT ke markasnya ketahuan bahwa surat-suratnya lengkap pakai namaku. Tapi dia kira aku orang Korea bermarga "Kan" pula, karena tidak percaya namaku hanya satu kata.
Huh polisi ga ada kerjaan, laporan kriminalitas yang terjadi hanya sebatas kehilangan sepeda?

Tapi ada juga pengalaman baik dengan polisi Kyoto, 22 Oktober kapan tahu, ketika aku melaporkan barang tercecer ketika mengantri nonton festival api Kurama... (Pikir-pikir, kenapa kalau aku punya cerita sama polisi, mesti bulan oktober ya)

Oh ya kalau di Jepang bukan hanya polisi yang berseragam. Supir taksi dan supir bus juga, rapi, lengkap dengan topi dan sarung tangan, lho.



Ngomong-ngomong manga paling lama tahan bersambung adalah komedi polisi di Shonen Jump, Kochira Katsushika-ku Kameari Kōen-mae Hashutsujo こちら葛飾区亀有公園前派出所(disingkat Kochi-Kame). Ada animenya juga.

Minggu, 10 Oktober 2010

Pasar Seni ITB 2010

Kali ini teman saya si Naomi dengan Simpul Jamilnya buka gerai. Banyak lagi yang lain tapi saya tidak menemukan semua, karena arus desak-desakan manusia kurang terkendali.

Katanya juga Pasar Seni akan diusahakan ramah lingkungan, tapi ternyata gerai-gerai makanan semua menggunakan styrofoam.