Tampilkan postingan dengan label terjemah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label terjemah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Oktober 2022

Baca Komik Tibet

Ronde kedua belas (((detoks webtoon))) disela oleh berbagai peristiwa yang bikin senewen dari segala arah sepanjang Oktober. Namun, komik yang dibaca cukup istimewa, terjemahan dari Bahasa Belanda ke Bahasa Indonesia oleh salah seorang tamu penginapan #SaungBambuMuda 👩🏽‍💻

Agak tersendat menamatkan dan mengulasnya karena buku ini masuk kategori 21+ tahun ke atas sementara saya masih mentok di usia 18 menuju 55 👶
Pemandangan Himalaya digambarkan dengan menakjubkan penuh pengalaman mistis tapi sepertinya isi cerita punya misi meruntuhkan cara pandang masyarakat Barat terhadap kesucian negeri di atas awan yang tercitrakan melalui komik "Tintin di Tibet" atau film "seven years in Tibet" 🏔️
Perempuan jelata diremehkan, diperas, dan dilecehkan oleh pejabat, pendeta, maupun sesama masyarakat walaupun ada kesan bahwa keimanan membuat mereka tetap hidup taat gembira 😇
Betapa berbagai masalah praktis dianggap dapat terurai hanya dengan membaca mantra jutaan kali, bukan bertindak secara langsung 📿
Kepatuhan terhadap dogma agama mengenai kekosongan, kefanaan, dan takdir, menjadi alasan para petingginya menyangkal kemajuan iptek 🤖
Menjadi bahan renungan bagaimana agama yang seharusnya memerdekakan setiap diri dengan tunduk cukup hanya kepada Yang Maha Esa bisa sangat mudah disalahgunakan menjadi alat penindasan dan eksploitasi oleh sistem dan oknum tertentu 🕉️
Sebagai catatan, ini karya orang Barat tentang Tibet, bukan ditulis oleh orang asli daerahnya, bukan pula persaksian pribadi tokoh Barat tentang perubahan cara pandang mereka yang awalnya tersepona pada citra kepolosan luhur kemudian tercerahkan pada kenyataan setelah berkecimpung di lapangan atau semacamnya. Jadi terasa hanya rekaan fiktif tidak otentik tidak dianggap serius ✒️
Entah kenapa juga penerbitan terjemahan ini mendapatkan subsidi pemerintah Belanda, apakah ada maksud politis tertentu?🧧

#bacakomik
#dirumahaja
#danboard
#danbogram
#danbography

Senin, 14 Februari 2022

Cari Nafkah


 

Ketika saya menyambi menerjemahkan Yotsuba&! di sela kegiatan yang melibatkan berbagai lapisan sosialita seputar Kemang Jakarta, sungguh kagum pada pola hidup seperti Pak Koiwai kok tampak nyaman ya. Saya pun kepingin berhenti mengantor, cukup duduk santai di rumah menerima pesanan terjemahan saja sambil menampung anak orang, lalu membiarkannya beredar (((cari nafkah))) sendiri ke rumah sebelah, diasuh para tetangga cantik ...  

Sayangnya tidak semudah itu Pulgoso!!! 
Anak-anak cepat sekali besar, belum apa-apa sudah menimbulkan masalah sebagai abege remaja, lebih baik segera dikembalikan kepada orang tuanya masing-masing. Kalau begitu sih mendingan punya anak sendiri saja. 
Tidak seperti Yotsuba, yang dalam setiap tahun hidup kita, mungkin hanya menempuh rentang waktu tiga hari sampai seminggu ... sehingga nyaris selamanya berusia lima tahun ...

Siapa sangka, berkat pandemi, ternyata gaya hidup yang diidamkan bisa juga terkabul (???) 
Hanya saja anak-anak tampungan yang beredar (((cari nafkah))) ke rumah tetangga manis adalah ... UCING-UCING saya 

***

Kalau dipikir-pikir Yotsuba&! mengandung dilema. 
Rasanya ini kisah yang bagus tentang lingkungan RT/RW yang cocok dan aman untuk anak kecil. Namun, menurut latar belakang yang disusun, Yotsuba adalah anak adopsi. Keberadaan orang tua kandung tidak diketahui. Yotsuba berarti saat ini tinggal dengan *bukan mahram*. Lalu dia akan mengajak sesama anak-anak pergi jalan-jalan bersama oom-oom mencurigakan, teman ayah angkatnya ... Apalagi Jepang punya Hikayat Genji, jangan-jangan suatu saat begitu besar Yotsuba disetel menjadi kekasih Pak Koiwai?

Bagaimanapun juga, bukankah kebanyakan kisah kepahlawanan memang didominasi oleh anak yatim piatu. Situasi tersebut mungkin membuat mereka lebih tertempa untuk "nothing to lose & everything to gain" ... 
Berbeda dengan anak yang punya orang tua masih berpengharapan dipiara disayang dimanja dan sebaliknya jadi punya beban untuk balik memiara menyayangi memanjakan ortu yang beranjak lansia, sehingga kekurangan waktu luang untuk menaklukkan dunia. 

Kemarin ada rekan yang membahas tentang doa "Tuhanku ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku waktu kecil." 
Barangkali tak terelakkan lagi bahwa menjadi orang tua itu otomatis akan penuh kesalahan dan pelanggaran, sementara begitu anaknya besar, naluri kasih sayang malah lenyap. Seperti si Kumi tidak sungkan-sungkan menggeram dan menggaplok Graci atau Kunyil ketika mereka sendiri sudah beranak pinak. 
Anak yang menjadi dewasa, setara, adalah saingan baru dalam berebut jatah makan. 

***

Namun, semenjengkelkan apa pun, titah dan sabda orang tua tidak diragukan tetap masih bertuah. Kemarin Joenia cerita betapa ortunya ingin dia masuk FK Unpad, tidak usah jadi dokter kalau repot, cukup jadi dosen, tapi dia memilih masuk Farmasi ITB. Ternyata selesai S3 holondo dan masuk jajaran 500 ilmuwan produktif Indonesia, dapat juga dia posisi dosen di jurusan incaran ortunya. 

Sementara saya, setelah bersitegang soal konsentrasi kerja yang buyar gara-gara ricuh urusan penyortiran benda-benda dan berkas seloteng akibat pengabaian selama berabad-abad, ujug-ujug Ibu saya mengalihkan pembicaraan dengan berceletuk bahwa saya sebaiknya melukis saja. 
Lahhh terus melukis apa, memangnya siapa yang mau beli??? Para penggali harta karun SDA perusak lingkungan? Mana sudi. 

Tapi tiba-tiba dapat juga limpahan kerjaan gagambaran teknis entah-entah
walaupun sama sekali bukan melukis betulan

Semua ini berkat ucing-ucing yang (((cari nafkah)))
bisa-bisanya mereka membawa mata pencaharian baru, ajaib ya  


Sabtu, 11 April 2020

Mari Cuci Tangan

Tahun 2020 gini
ternyata masih pada harus belajar cuci tangan 🥴
Mari kita pantau pedoman ampuh dari Jepang 🗾


Boiben tenar pada masanya ... 👨‍🎤⛈






tapi terjemahannya beda dari kosakata yang dipakai.
Kalau secara harfiah (belum menyesuaikan ketukan lirik ya)
saya coba kira-kira begini 🎵🎶


Salam kenal 👋
Mohon (kerja sama) yang baik 💪
Banyak berkeliling 🎠
Memanjatkan doa 🤲
Jimat keberuntungan 🧧
Genggam erat-erat 🤳
Mari cuci tangan 2x 🚰


Usap-usap cuci 👏
Ulur-ulur cuci 🙌
Gosok-gosok cuci 🖖
Genggam-genggam cuci ✊
Ulir-ulir cuci 🤙
Putar-putar cuci 👌
Mari cuci tangan 2x 🚰


Bentuk tata bahasa yang menyambungkan kata kerja (-shite)
"Te"-nya dipelesetkan jadi kanji tangan. 手
Yang begini mah apa boleh buat, sulit diterjemahkan euy

Yang berikutnya, lebih asyik nih ... PPAP lagu pelajaran bahasa Inggris dasar (?) yang sempat melejit empat tahun lalu sebagai lagu terpendek di tangga Billboard, 🖋🍍🍎🖋

kini tampil dengan wajah baru, belajar cuci tangan, belum kehilangan daya tariknya, masih tetap tak bosan bikin geli-geli geuleuh 🤚🧼





Cuma ya ampun ngebut banget ya gerakannya ... tapi kalau sudah 20 kali sehari melakukannya selama sebulan ini sih gak masalah lagi lah.





Lalu b
Untuk yang ingin memilih sendiri lagu pengiringnya, bisa bikin poster langkah-langkah mencuci tangan yang baik dan benar di 

Minggu, 30 September 2018

Prasasti Tiga Bahasa

2500 tahun lalu, para penakluk dunia sudah menulis prasasti dalam tiga bahasa berjajar sekaligus ... namun 25 abad kemudian, manusia masih tak sudi saling memahami
二千五百年前、世界の征服者たちはすでに碑文を3つの言語で並べて書きました ... しかし、二十五世紀を過ぎて、人々はまだお互いを理解したくない
2500 years ago the conquerors of the world had written inscriptions in three languages in a row ... yet 25 centuries passed, people were still unwilling to understand each other
📚📜🖋️📍
#aksarapaku #cuneiform #楔形 #internationaltranslationday #haripenerjemahaninternasional #国際翻訳日 #penerjemah #jurubahasa #translator #interpreter #翻訳者 #通訳者

Dikirim oleh Kanti Anwar pada Sabtu, 29 September 2018

Sabtu, 25 Agustus 2018

Naskah Keris Nusantara


pelajaran kegemaran masa kuliah 🕵️‍♂️👩‍🎓🔪🏺🌪️😼

konon dahulu kala bangsa kita sangat melek aneka huruf
tapi semua berubah ketika huruf Rumi menyerang 🔥🔠

museum naskah islam nusantara 📚📖📜🖋️
@ Sala Anak Ayam 🐣🐥🐔🐓

Dikirim oleh Kanti Anwar pada Sabtu, 25 Agustus 2018

Rabu, 27 Agustus 2014

Tiga kesempatan, tiga perjumpaan ・「三期三会」

(Maksudnya pelesetan Ichi Go, Ichi E ...
Euh tapi dibaca apa ya? mitsugo mitsue atau sanki sankai? 8|)

Kebetulan kemarin ini kebagian jadwal mengamen di tiga sesi, kepergok tiga kenalan lama yang tidak disangka-sangka.


  1. Pagi-pagi di antara tamu-tamu, kok ada yang cengar-cengir menyapa. Saya melongo saja, lah siapa pula ini? Padahal, dia ternyata senior yang memang sudah lama saya kontak melalui FB kalau-kalau suatu saat punya kegiatan yang nyambung. Sialnya, saya sama sekali gak hafal tampangnya karena orangnya jarang pasang foto narsis. Baru menyadari setelah pembawa acara menyebutkan namanya. Duh, sungguh malu banget.
    Ah, baiklah perlu dicatat... JANGAN sekali-kali lagi SKSD sok kenal sok dekat sebelum sempat ngopi darat. Atau setidaknya, kebagian pas foto dulu lah ya.

  2. Siang-siang pindah ke tujuan berikutnya, melewati segerombolan makhluk berseragam yang sedang bersandar di pagar beranda. Ujug-ujug ada yang menyapa lirih, "MBAK Kanti?" Lah siapa pula anak sekolahan berondong di pelosok kota ini yang bisa-bisanya mengenal saya? Eeeh bayi tetangga semasa kuliah yang dulu saya asuh, cubit-cubit, kejar-kejar, keloni, kini telah menjadi seorang remaja SMA ganteng! Dan bisa-bisanya berpapasan tanpa sengaja! Waaah...
    Tapi hei ujang, jang, coba itu ya, secara saya sama sekali bukan mbak-mbak, tapi BIBI KANTI gitu loh! Tanteu! XD

  3. Keesokan harinya, salah satu pendamping tamu ternyata adalah teman nongkrong bergadangan minum kopi nonton bioskop 10 tahun yang lalu! Tapi saya salami senyumi colek-colek di sela acara, kok dia malah kabur menghindar? Menghilang pula di setiap acara istirahat! Salah apa saya ya? Tanya teman-teman nongkrong yang lain yang masih terdampar di belahan bumi lain, katanya memang terakhir tiba-tiba dia menarik diri dari pergaulan, gak sudi lagi beramah-tamah. Berarti bukan persoalan pribadi dengan saya? Semoga tidak ada masalah khusus, yang penting syukurlah dia tampak sehat-sehat saja.


Rasanya, jadi ingin menyanyi ...
wasure nai yo tooku hanare te mo 忘れないよ 遠く離れても
mijikai hibi mo asai enishi mo 短い日々も 浅い縁も
wasure nai de watashi no koto yori 忘れないで 私のことより
anata no egao wo wasure nai de ... あなたの笑顔を 忘れないで

Tak akan kulupakan, walau jauh terpisah
hari-hari yang singkat pun, ikatan yang dangkal pun
janganlah kaulupakan, daripada diriku
senyumanmu itu tolong, janganlah kaulupakan

Rabu, 28 Agustus 2013

Untel

Barusan dapat diseminasi bahwa IT Telkom, IM Telkom, STISI Telkom dan Poltek Telkom kini bergabung menjadi Telkom University.
"Demi pengabdian kepada bangsa dan negara," kata mereka. Lambang yang dulunya didominasi warna biru pun kini menjadi bendera merah putih. Nasionalis... Tapiiiii, kenapa namanya 'University' ya. Bukan 'Universitas'. Atau kenapa nggak sekalian ganti nama jadi 'Telecom' kalau mau go international...
***

Setelah menjadi "Teaching University", kini mereka memasuki tahap "Research University" yang akan mulai melakukan kegiatan penelitian multidisiplin. Itulah salah satu alasan penggabungan, supaya dapat peluang kucuran dana lebih banyak dan laboratoriumnya bisa lebih beragam, tidak usah dobel-dobel yang sama. Lalu di masa depan akan mengincar "Entrepreneur University" yang akan juga terlibat dalam bidang "Public Services" (hadeuh kenapa harus boso enggres semua istilahnya).
Komentar pihak industri (yang ternyata asal-usulnya beragam bukan hanya keluarga Telkom, melainkan ada yang dari bidang perkapalan, kehutanan, sampai satelit penginderaan jarak jauh), semoga tidak naik tingkat menjadi Entrepreneur University, karena kalau mahasiswanya siap merintis usaha sendiri, mereka akan kekurangan tenaga kerja. Haaaaaaaaaaaaaaa.
***
Juga ada yang mengeluh bahwa walaupun lulusan Telkom tidak diragukan kemampuan teknisnya, punya kelemahan di sisi psikologisnya. Mengatasi hal ini, menurut pihak TU, kini asrama yang disediakan untuk 2500an mahasiswa baru, sudah sepaket dengan kegiatan rutin peningkatan kemampuan hubungan antarmanusia dan kesiapan dunia kerja, katanya (yakin bukan plonco?)
Nah apakah kepercayaan diri untuk menggunakan jati diri kebudayaan sendiri termasuk bahasa asli atau yang dilokalkan, tidak termasuk dalam kegiatan itu? (Masih jengkel sama nama baru dan presentasi yang penuh bahasa londo hihihi.)
***
Oh ya, untuk program beasiswa jalur unggulan ada dibuka setiap bulan Maret tuh, bagi yang berminat.
***
Yang lucu adalah ketika mereka menyatakan bahwa walaupun kini telah berinduk ke Kemdiknas, bukan sebagai sekolah dinas di bawah Kemkominfo lagi, tapi mereka bertahan untuk tetap menjadi swasta, tanpa mengindahkan tawaran Pemda maupun Kemdiknas untuk beralih menjadi negeri. Guru-guru BK utusan SMA/SMK bersorak sorai, pertahankan saja sebagai swasta, soalnya universitas negeri tidak ada yang pernah mengundang kami diseminasi seperti ini (oooh ya? Kasihan juga atuh ya, pada kamarana eta nu negeri).
***
Mendukung MP3EI (kenapa nggak sebut MP3KI, MP3LI dan MP3 lainnya sekalian ya?) sasaran usahanya adalah Telematika, Pariwisata, Tekstil (kriya, bukan teknologinya biar ngga saingan sama IT Tekstil katanya) daaan... Pertambangan Energi, karena kebutuhan menambah nilai ekspor minerba melalui pengolahan, sebagai kekayaan alam Indonesia yang menjanjikan (Eeeeh? Yakin tuh cadangan masih tersisa begitu mahasiswanya berlulusan nanti? Secara kebijakan baru pemerintah memutuskan untuk tetap mengobralnya mentah-mentah saat ini juga?)
***
Faktor gegar budaya ini memang sungguh menyedihkan. Yang jelas, Dikti dan Kemhukham tidak mungkin mengizinkan lembaga bernama asing. Pasti nama resmi di akta notarisnya tetap "Universitas Telkom", sedangkan sebutan gaulnya ngga jauh-jauh dari "Untel".

Jumat, 03 Agustus 2012

Jafunisun: Tahu Sumedang




Tahu sumedang, tahu nu matak sono

ceuk kuring can aya anu bisa ngelehan
Tahu sumedang tahu nu pangraosna
komo dicengekan, komo lamun disambelan

Sanes harewos, karasa ku sorangan
nu ieu, can aya anu bisa ngelehan
Tahu sumedang tahu nu pangeunahna
arek disanguan, raos oge ditambulan

Ngeunah ceuk murangkalih, ceuk nu kolot, ceuk nu ngora
Ti peuting nepi ka hayam kongkorongok angger ngeunah ah euuuhhhh

Ceuk sayah (mbeeee) tahu ieu anu ngeunah
Ceuk sayah (mbeeee) tahu nu pangraosna huhuyeee
Ceuk sayah (mbeeee) nu ieu karasa gurih
Ceuk sayah (mbeeee) tahuna teh (mbee) matak hadeeeee


Terjemahan:


Tahu sumedang, tahu yang bikin kangen
kata saya belum ada yang bisa mengalahkan
Tahu sumedang tahu yang paling lezat
pakai cabe rawit, ataupun pakai sambal

Bukan bergosip, dirasakan sendiri
yang ini, belum ada yang bisa mengalahkan
Tahu sumedang tahu yang paling enak
mau dipakai nasi, enak juga jadi camilan

Enak kata anak-anak, kata orang tua dan pemuda
Sejak senja sampai ayam berkokok tetap enak ah euuuhhhh

Kata saya (mbeeek) Tahu ini yang enak
Kata saya (mbeeek) tahu yang paling lezat huhuyeee
Kata saya (mbeeek) yang ini terasa gurihh
Kata saya (mbeeek) tahunya (mbeeek) paling okeeee


Catatan koreksi bahasa Sunda dari Teh Dydy:


ngelehan = mengalah, seharusnya ngelehkeun = mengalahkan
sanes harewos (lemes), karasa (loma). campur-campur dalam satu kalimat
Ga konsisten untuk satu arti pake 2 tingkat (loma-lemes): ngeunah & raos.
Basa Sunda yang benar ngga ada kata 'sayah', agak dipaksakan supaya mirip sama Saint Seiya

Bagi yang belum ngeuh, ini parodi dari lagu OST anime "Saint Seiya".
Aslinya, "Pegasus Fantasy" bisa didengarkan di sini ...

Jumat, 18 Juni 2010

Hanya Satu Bola

"Why is there only one ball for 22 players? If you gave a ball to each of them, they'd stop fighting for it."
Komentar seorang janda sepakbola,
dipajang di sebuah laman anti-Piala Dunia.
(Anonim: Daily Telegraph 28 Desember 1998 "kutipan olahraga tahun ini")


"Because there's also only one lonely planet for us to live in. And yet if there's already enough BALL for each, I'm sure they'll start fighting for a BOX. Or a pyramid. Or a cylinder, a cone, etc..."
(Kanti: blog bambumuda)



Minggu, 28 Maret 2010

Tugu Jemuran Terendam Comberan

For friends who love strolling around Bandung, we recommend you to visit this glorious landmark, at the elite intersection of the Jalan Pahlawan and Surapati - Hasan Mustafa (a.k.a. Suci, the primary artery road of Bandung). Emerged around new year 2010, its existence has since been competing with the statue of the notorious Barry Soetoro boy at Menteng Park.

But this monument is a lot more valuable so that it is heavily guarded by a police post and surrounded by strong barbed wire. No common people allowed to go near enough to touch it, so there are some assumptions that it's built from a very precious material that is rarely found on earth. It is also that important to replace some shading trees with tasteless garden and shove away creative public space for street musicians to make room for this thing.

There's no written explanation anywhere around the monument regarding the symbols that the local government or the unknown mysterious artist intended to display. Some debates already spread around among the citizens of Bandung about what this monument stands for and what kind of meaning or interpretation is to be communicated to the society through its unique shape. So there are some possibilities on how it is called.

(a) Monumen Cucian (Laundry)
(b) Monumen Jemuran (Hang & Dry)
(c) Monumen Kelantangan (The Bleach)
(d) Monumen Baju Loakan (Second-hand)
(e) Monumen Terendam Comberan (Submerged in Sewer)
(f) Monumen Korban Banjir (Flood Casualty)
(g) ...

You can suggest what title is most appropriate for this monument. We might even make a poll for it.

So, don't miss taking your photos with this important landmark of Bandung, before some people become sane enough to tear it down.

Dikirim oleh Kanti pada 27 Maret 2010


Bagi kawan-kawan yang gemar berjalan-jalan seputar Bandung, kami menganjurkan untuk menyambangi tugu megah ini, di perempatan teras Jalan Pahlawan dan Surapati - Hasan Mustafa (alias Suci, jalan arteri primer Bandung). Muncul di sekitar tahun baru 2010, keberadaannya telah menyaingi patung tenar bocah Barry Soetoro yang baru digusur dari Taman Menteng.

Namun, monumen ini jauh lebih bernilai sehingga diberi pengamanan penuh oleh pos polisi di sebelahnya dan dikelilingi oleh kawat berduri yang sangat kuat. Tidak ada khalayak umum yang diizinkan menyentuhnya, sampai beredar dugaan bahwa tugu keren ini dibangun dengan bahan amat berharga yang jarang ditemukan di bumi. Betapa pentingnya mengganti pohon peneduh dengan taman tak berselera dan menggusur ruang publik kreatif bagi pengamen demi memberi tempat bagi benda ini.

Tidak ada penjelasan tertulis di mana pun sekitarnya terkait perlambangan yang dimaksudkan oleh pemerintah daerah ataupun seniman misterius yang menciptakannya. Beberapa debat telah beredar di kalangan warga Bandung tentang untuk apa monumen ini didirikan serta apa makna atau penafsiran yang ingin disampaikan kepada masyarakat melalui keunikan bentuknya. Ada beberapa pilihan panggilan yang telah tersaring:

(a) Monumen Cucian (Laundry)
(b) Monumen Jemuran (Hang & Dry)
(c) Monumen Kelantangan (The Bleach)
(d) Monumen Baju Loakan (Second-hand)
(e) Monumen Terendam Comberan (Submerged in Sewer)
(f) Monumen Korban Banjir (Flood Casualty)
(g) ...

Anda dapat mengusulkan judul apa yang paling tepat bagi monumen ini. Kita akan mengumpulkan suara terbanyak. Jadi, jangan ketinggalan mengambil foto dengan tugu penting Bandung ini, sebelum datang orang yang cukup waras untuk membongkarnya.


Sabtu, 08 Agustus 2009

Consociatio Nationis Austerorientalis Asianus

Sebagai lingua franca internasional modern, adalah bahasa Inggris -bukan Melayu- yang terpilih untuk menjadi bahasa pengantar dan pemersatu antarnegara Asia Tenggara. Maka dari mulai nama ASEAN, segenap pasal-pasal piagam perjanjian, sekaligus himne (anthem)nya, menggunakan bahasa Inggris.

Apakah lagu ini sudah mulai dimasyarakatkan ke anak-anak sekolah dasar? Setiap menonton gratis pentas seni, sejak tahun ini kita diwajibkan menyanyikan lagu tersebut dengan penuh khidmat. Versi bahasa Thai dan versi musik tradisional Thai juga ada, tapi belum dengar ada versi Indonesia ya? Kalaupun ada, kira-kira terjemahannya...?


The ASEAN Way
Raise our flag high, sky high === Kibarkan bendera
พลิ้วลู่ลม โบกสะบัด = Phlîw lū̀ lm bok s̄abạd
Embrace the pride in our heart === Camkan bangga di dada
ใต้หมู่ธงปลิวไสว = Tı̂ h̄mū̀ ṭhng pliw s̄ịw
ASEAN we are bonded as one === ASEAN satu rumpun bangsa
สัญญาณแห่งสัญญาทางใจ = S̄ạỵỵāṇ h̄æ̀ng s̄ạỵỵā thāng cı
Look-in out-ward to the world. === Membuka pada dunia.
วันที่เรามาพบกัน = Wạn thī̀ reā mā phb kạn
For peace, our goal from the very start === Untuk tujuan perdamaian
อาเซียนเป็นหนึ่งดังที่ใจเราปรารถนา = Xāseīyn pĕn h̄nụ̀ng dạng thī̀ cı reā prārt̄hnā
And prosperity to last === dan kesejahteraan
เราพร้อมเดินหน้าไปทางนั้น = Reā phr̂xm dein h̄n̂ā pị thāng nận
We dare to dream, we care to share === menggapai cita, berbagi rasa
หล่อหลอมจิตใจ ให้เป็นหนึ่งเดียว = H̄l̀x h̄lxm citcı H̄ı̂ pĕn h̄nụ̀ng deīyw
Together for ASEAN == bersama untuk ASEAN
อาเซียนยึดเหนี่ยวสัมพันธ์ = Xāseīyn yụdh̄enī̀yw s̄ạmphạnṭh̒
We dare to dream, we care to share === menggapai cita, berbagi rasa
ให้สังคมนี้ มีแต่แบ่งปัน = H̄ı̂ s̄ạngkhm nī̂ Mī tæ̀ bæ̀ngpạn
for it's the way of ASEAN === itulah jalan ASEAN
เศรษฐกิจมั่นคงก้าวไกล = Ṣ̄ers̄ʹṭ̄hkic mạ̀nkhng k̂āw kịl


Skor Musiknya
Versi Orkestra
Versi-versi yang ada



Regionalisme itu bisa dikembangkan sampai segimana yak. Sementara sinetron-sinetron seperti Tangisan Isabela sedang merebak dan meramaikan acara sinis-sinisan dengan negeri seberang... heuheuheuh...

Ngomong-ngomong Ibunda ultah hari ini, tentu dirayakan di berbagai penjuru Asia Tenggara... Kalau boleh sih makan pagi dengan nasi hainan, siang dengan Tom Yum Goong, dan malam dengan roti jala atau pratha...

Minggu, 31 Agustus 2008

Shounen Jidai (Masa Muda) 「少年時代」

Lagu jadoel karya Inoue Yousui (kemarin berusia 60) yang dulu kami nyanyikan seangkatan sebelum keberangkatan... Mendengarnya bikin terharu... Walaupun menurut beberapa teman terlalu cengeng :p


井上陽水 「少年時代」

Natsu ga sugi, kaze azami ... 夏が過ぎ 風あざみ
Dare no akogare ni samayou ... 誰のあこがれに さまよう
Aozora ni nokosareta ... 青空に残された
Watashi no kokoro ha natsumoyou ... 私の心は夏模様

Musim panas berlalu, bunga-bunga angin
Mengembara mendambakan siapa
Tertinggal di langit biru
Hatiku masih bersuasana musim panas

Yume ga same, yoru no naka ... 夢が覚め 夜の中
Nagai fuyu ga mado wo tojite ... 永い冬が 窓を閉じて
Yobikaketa mama de ... 呼びかけたままで
Yume ha tsumari, omoide no atosaki ... 夢はつまり 想い出のあとさき

Terbangun dari mimpi di tengah malam
Musim dingin yang panjang menutup jendela
Sambil terus memanggil-manggil
Mimpi itu ternyata adalah penghujung kenangan

Natsu matsuri yoikagari ... 夏まつり 宵かがり
Mune no takanari ni awasete ... 胸のたかなりに あわせて
Hachigatsu ha yume hanabi ... 八月は夢花火
Watashi no kokoro ha natsumoyou ... 私の心は夏模様

Api unggun di perayaan musim panas
Menyesuaikan dengan debaran di dada
Bulan kedelapan adalah kembang api mimpi
Hatiku masih bersuasana musim panas

Me ga samete yume no ato ... 目が覚めて 夢のあと
Nagai kage ga yoru ni nobite ... 長い影が 夜にのびて
Hoshikuzu no sora he ... 星屑の空へ
Yume ha tsumari, omoide no atosaki ... 夢はつまり 想い出のあとさき

Mata terbuka, bangun dari mimpi
Bayangan panjang menjelang malam
Ke langit bertabur debu bintang
Mimpi itu ternyata adalah penghujung kenangan

Natsu ga sugi kaze azami ... 夏が過ぎ 風あざみ
Dare no akogare ni samayou ... 誰のあこがれに さまよう
Hachigatsu ha yume hanabi ... 八月は夢花火
Watashi no kokoro ha natsumoyou ... 私の心は夏模様

Musim panas berlalu, angin berhembus
Mengembara mendambakan siapa
Bulan kedelapan adalah kembang api mimpi
Hatiku masih bersuasana musim panas
***

http://www.youtube.com/v/A6sPmh7HdV8



Soundtrack dari sebuah film anak-anak dengan judul sama (1990), karya Fujiko Fujio (A) (pengarang Doraemon) yang menjadi tugas rangkuman pertama kami waktu belajar bahasa belasan tahun lalu di JF, yahahah benar-benar masa muda tuh...


shounenjidaiMengisahkan seorang anak kota, Shinji (Nobita?) yang mengungsi ke desa di masa perang dunia II.
Dia sangat senang membaca buku cerita, dan ahli menceritakan kembali bacaannya itu kepada teman-temannya.

Selama bersekolah di desa, dia digencet oleh ketua kelasnya, anak petani yang gwanteng, cerdas, jago sumo dan ditakuti oleh anak-anak sekelas, bernama Takeshi (Giant???). Namun di luar kelas, Takeshi juga senang mendengarkan cerita-cerita dia, dan mereka pun bersahabat dan bertualang bersama.
Sementara itu, seorang anak tuan tanah (Suneo??) yang baru sembuh dari sakit, mengadakan gerakan politis untuk menggulingkan sang ketua kelas ini, dengan menyuap anak-anak lain yang berbadan lebih besar (walaupun pengecut) agar mulai mengadakan perlawanan.
Takeshi akhirnya kalah dikeroyok dan menyerahkan jabatannya kepada si anak tuan tanah. Namun setelah itu si ganteng jagoan ini tenggelam dalam kesibukan mengurus ladang keluarga dan adik perempuannya yang kecil (Jaiko?)
Sampai suatu saat perang berakhir, dan Shinji pun harus kembali ke keluarga dan kotanya...

Satu hal yang perlu dipertanyakan:
kaze azami itu apa ya sebenarnya?
kaze wo katachi ni suru azami? sonna mono aru no kana...
azamu kaze? azamu tte nani wo suru koto?
ittai, nannan darou? kaze azami tte...

Kamis, 07 Agustus 2008

50 Tahun (Emas) Indonesia-Jepang ・日本インドネシア友好年 2008

Tahun ini telah diresmikan sebagai tahun persahabatan Indonesia-Jepang oleh SBY dan Pangeran Akishino dengan menggoyang angklung, menyambut 50 tahun emas hubungan diplomatik kedua negara. Berbagai perhelatan diselenggarakan baik oleh kedutaan Indonesia di Jepang maupun kedutaan Jepang di Indonesia.
Hubungan diplomatik Indonesia-Jepang kembali dibuka sejak 20 Januari 1958, ditandai dengan pengiriman puluhan mahasiswa Indonesia dengan "beasiswa pampasan perang", yang dalam perjalanannya berganti nama menjadi beasiswa Monbu(kagaku)sho yang telah saya nikmati selama tujuh tahun di Jepang.

Kesan pertama: Logonya norak. Politis, simbolis, namun mengabaikan konsep desain dan estetika. Tidak ada unsur sentuhan seni-budaya khas masing-masing negara di dalamnya. Jenis lambang yang pantas diadukan dan diajukan kepada KDRI. Coba saja bandingkan dengan, "Deutschland in Japan" dulu, misalnya.

Berdasarkan pengalaman lambang Jerman-Jepang yang kompak dan indah tersebut, saya membayangkan seharusnya lambang ini menggunakan bentuk dasar yin-yang putih-merah, sehingga Sang Saka Merah-Putih terpadu dengan Hinomaru, berjabat erat dan saling mendukung. Sementara angka tahun dibuat seperti tarikan kanji, apalagi kebetulan angka 5 kanji mirip dengan 5 romaji.
Yin-yang dalam kebudayaan Jepang muncul dalam dongeng proses penciptaan Jepang yang dimulai dari pembentukan Pulau Awaji dan Danau Biwa oleh Izanagi dan Izanami.
Kuno kah? Maksa gak, sih?

50tahunemas


Pada kali ini saya berkesempatan mampir di acara pertemuan antarparlemen kedua negara. Dan tahulah apa yang terlintas di pikiran ketika mendengar istilah "parlemen Jepang" dan "tahun persahabatan" masa-masa ini... Yap, Manjoume Inshuu dari Yuumintou (Partai Persahabatan) dan gedung Diet yang dibom dalam 20th Century Boys...

manjoumeinshuu


Sementara dewan perwakilan rakyat RI menampilkan beberapa tokoh utama, salah satunya adalah Prof. DR yang berwajah mirip Sawung Kampret ketika sudah setengah baya dan agak membuncit.

sawungkampret


Wakil rakyat satu ini mengajukan lima agenda ekonomi Indonesia-Jepang yang patut dibahas:
  1. Menggiatkan seluruh hubungan antara pemerintah-swasta-rakyat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kedua negara;
  2. Investasi luar negeri;
  3. Pasokan energi yang saling memperhatikan kebutuhan masing-masing;
  4. Perdagangan ekspor-impor;
  5. Kerja sama penanggulangan kemiskinan dan pengangguran.
Oh ya, judul diskusi ini adalah "Strengthening Indonesia-Japan Strategic Partnership for the Common Better Future". Wow bahasa Inggris boow. Eeeh ternyata pidato menggunakan bahasa masing-masing dan diseling oleh terjemahannya bergantian oleh juru bahasa profesional Indonesia dan Jepang. Mengapa tidak memasang judul dobel berbahasa Jepang dan Indonesia saja sekalian? Aneh.

parlemen


Seorang lagi wakil rakyat kita menyarankan agar orang Jepang lebih proaktif menggunakan bahasa Inggris agar tercapai saling pengertian dengan orang Indonesia... Walah kok begitu. Bukannya membujuk mereka berbahasa Indonesia sekalian. Apa tidak tahu dia, masing-masing bahasa punya 'rasa' berbeda, dan juga akan membentuk pola pikir tersendiri dengan kelebihan (dan kekurangan) masing-masing. Kalau hubungan kita harus terus bergantung pada bahasa londo(n), kita tidak akan mampu menemukan kebijakan-kebijakan bilateral yang lebih serasi dengan kearifan lokal dan kebutuhan kita berinteraksi antara sesama Asia Timur Raya.

Menurut pihak Jepang, kebijakan peningkatan saling pengertian antara kedua negara telah dikembangkan dengan dibukanya kesempatan bagi 300 ribu pelajar asing untuk belajar di Jepang, didukung dengan standardisasi sekolah-sekolah bahasa Jepang di Indonesia. Kerja sama pemenuhan kebutuhan Jepang akan pengurus panti jompo dan pengasuh bayi juga telah dirintis, dan TKW Indonesia mulai diberangkatkan dalam jumlah yang signifikan... Dan sebuah pertemuan balasan yang mengundang DPR-RI ke parlemen Jepang pun direncanakan dalam jangka waktu dekat (jalan-jalan lagi dong, Pak, Bu...)

Kamis, 10 April 2008

Sakura 「桜」

heiansakura
「さくら」 森山直太朗 Sakura (Moriyama Naotarou)
Terjemahan © BambuMuda
僕らはきっと待ってる kami semua pasti menantikan
君とまた会える日々を saat berjumpa kembali denganmu
さくら並木の道の上で di atas jalan berjajar pohon sakura
手を振り 叫ぶよ lambaikan tangan, memanggilmu

どんなに苦しい時も betapa pun saat-saat sengsara
君は笑っているから kau tetap selalu tertawa
挫けそうになりかけても walau sempat nyaris putus asa
頑張れる気がしたよ kembali semangat berusaha

霞みゆく景色の中に di dalam pemandangan berkabut remang-remang
あの日の歌が聴こえる terdengar lagu kenangan kita

さくら さくら 今、咲き誇る sakura, sakura, mekarlah dengan bangga
刹那に散りゆく運命と知って tahu takdirmu akan segera layu berguguran
さらば友よ旅立ちの時 selamat jalan sahabat, saatnya berangkat pergi
変わらないその 思いを 今 dengan perasaan yang takkan berubah, kini

今なら言えるだろうか saat ini, dapatkah terucapkan
偽りのない言葉 kata-kata tanpa kepalsuan
輝ける君の未来を mengharapkan masa depanmu cemerlang
願う本当の言葉 dari lubuk hati yang terdalam

移りゆく街はまるで kota yang bergerak seakan-akan
僕らを急かすように memaksa kita tergesa-gesa

さくら さくら ただ舞い落ちる sakura, sakura, jatuhlah berserakan
いつか生まれ変わる時を信じ yakini suatu saat nanti terlahir kembali
泣くな友よ今惜別の時 jangan menangis, sahabat, saat perpisahan
飾らないあの笑顔で さあ berikanlah senyuman tulus, mari

さくら さくら いざ舞い上がれ sakura, sakura, terbanglah di udara
永久にさんざめく光を浴びて bermandikan cahaya yang terpancar selamanya
さらば友よまたこの場所で會おう selamat jalan sahabat, janjilah kembali jumpa
さくら舞い散る道の 上で di atas jalan bertebaran kelopak sakura

Playlist
いSakura (Moriyama Naotaro)

ろSakura Drops (Utada Hikaru)Deep River
はSakura (Kawaguchi Kyogo)
にSakurazaka (Fukuyama Masaharu)
ほSakura (Kobukuro)N's Aoi OST
へSakura Iro (Angela Aki)Unfair The Movie OST
とSakura ( )Sakura OST
ちSAKURA (Rossa)Fariz RM
りSakura (xiongmao)Elite Yankee Saburo OST
いSAKURA (folklore)

Kamis, 30 Agustus 2007

Bunga Satu-satunya di Dunia ・世界に一つだけの花

Setelah mengeluhkan mawar Ungu dan Merah Jambu di balik horor Ketika Bambu Berbunga, beberapa minggu ini saya malah terdampar di seberang pasar bunga. Setiap pagi dan petang, saya harus melalui kerumunan bunga. Dan lagu lucu itu pun berputar di kepala:
SMAP, Sekai ni Hitotsu dake no Hana.

Maka rasanya ini saat tepat untuk berbagi saduran Indonesia yang pernah saya kerjakan. Liriknya saya terjemahkan secara harfiah, mungkin masih butuh sentuhan puitis lagi, namun setidaknya saya sudah menyesuaikan suku kata agar dapat dinyanyikan selaras dengan alunan nada (telah teruji di kamar mandi!!!) Silakan diperbandingkan. Bagaimana menurut Anda?

BUNGA SATU-SATUNYA DI DUNIA


(Opening)
number one ni naranakutemo ii || tak perlu berebut jadi nomor satu
moto-moto tokubetsu na only one || sejak awal sudah istimewa only one

(instrumental)

hanaya no mise saki ni naranda || kulihat bunga beraneka warna
ironna hana wo mite ita || berjajar di depan pasar bunga
hito sore-zore konomi ha aru kedo || memenuhi selera yang berbeda-beda
dore mo minna kirei da ne || ada beragam, indah semua

kono naka de dare ga ichiban da nante || tanpa pernah mempertengkarkan
arasou koto mo shinai de || siapakah yang paling hebat
baketsu no naka hokorashige ni || di dalam keranjang dengan bangganya
shan to mune wo hatte iru || mereka membusungkan dada

sore nanoni bokura ningen ha || akan tetapi kita manusia
doushite kou mo kurabetagaru || mengapa ingin membandingkan selalu?
hitori-hitori chigau noni sono naka de || di dalam perbedaan masing-masing
ichi ban ni naritagaru? || ingin jadi nomor satu?

(Reff.)
sou sa bokura ha || ya memang kita semua
sekai ni hitotsu dake no hana || bunga satu-satunya di dunia
hitori-hitori chigau tane wo motsu || masing-masing punya benih berbeda
sono hana wo sakaseru koto dake ni || cukuplah kita bersungguh-sungguh
isshoukenmei ni nareba ii || untuk memekarkan bunga itu

komatta youni warainagara || ada saja orang yang datang
zutto mayotteru hito ga iru || sambil tertawa kebingungan
ganbatte saita hana ha dore mo || bunga-bunga yang sedang berjuang mekar
kirei dakara shikata nai ne || semua indah, pilih yang mana

yatto mise kara dete kita || akhirnya keluar dari pasar
sono hito ga kakaete ita || dengan wajah berseri-seri
iro toridori no hana taba to || dia mendekap seikat bunga
ureshisouna yokogao || indah meriah warna-warni

namae mo shiranakatta keredo || walaupun tak tahu namanya siapa
ano hi boku ni egao wo kureta || hari itu dia tersenyum padaku
dare mo kidzukanai youna basho de || bagai mekarnya bunga di suatu tempat
saiteta hana no youni || yang tak disadari siapa pun

(kembali ke Reff.)

chiisai hana ya ookina hana || bunga yang besar, bunga yang kecil
hitotsu toshite onaji mono ha nai kara || tak ada satu pun benda yang persis sama

(Kembali ke opening)

La la lala lalala lalala la
la la lala la la lala
La la lala lalala lalala la
La la lala la lala la la


2003 紅白初大とり oleh shinjyu_char

Catatan:

  • Lagu ini pernah jadi favorit nomor satu sekian tahun berturut-turut di Jepang, dan ketika memperoleh penghargaan, SMAP Shingo Katori mengakui, "Padahal kami tak pandai menyanyi, tapi beruntung, banyak lagu yang kami nyanyikan mengena di hati semuanya..."
  • Seorang teman 'feminis' menafsirkan satu nuansa yang agak menjatuhkan perempuan. Bahwa di lagu ini perempuan diandaikan bunga yang dipajang di toko, sementara para pembelinya (laki-laki) terserah mau pilih yang manaa... Tapi bunga kan ada juga yang berjenis kelamin jantan. Rasanya tak perlu ada isu gender di sini.
  • Hanya karena yang menyanyi adalah SMAP, lagu ini dianggap ditujukan untuk perempuan. Tapi kini anak TK seluruh Jepang menyanyikannya pun. Ada yang pakai bahasa isyarat pula. Lirik dan nadanya memang cukup mudah dipahami. Mungkin sudah bisa dibilang 'lagu rakyat' lah.
  • Seorang rekan lagi menginfokan bahwa lagu ini pernah jadi pengiring pertandingan voli 2004 (?) dan dikecam karena liriknya malah tidak mendorong masing-masing tim untuk berusaha menang. Tapi yaaa, kenapa kalau untuk jadi lagu olahraga harus ada pesan menjadi nomor satu? Bukankah tujuan utama dari olahraga adalah bermain dengan jujur dan adil. Kemenangan hanyalah sekadar efek samping.
  • Kesimpulannya sih yang pasti lagu ini mengimbau untuk tidak perlu iri, agar bangga atas kelebihan dan kekurangan, keberuntungan dan kemalangan masing-masing. Mari nikmati keindahan rumput liar.

Senin, 04 Juni 2007

Kutukan sang Mawar Ungu ・紫のバラの呪い

Tersebutlah suatu hari, saya mengantar adik sepupu ke lokakarya terjemahan yang dipandu oleh Nalti Kikuchi. (Perhatian: Walaupun namanya Kiku- berarti serunai, judul tulisan ini gak ada hubungan dengan film keren Kutukan Serunai Emas Gong Li - Chow Yun Fat!)

Nalti Kikuchi ini adalah orang Indonesia bersuami Jepang, guru bahasa yang menyambi sebagai penerjemah komik Topeng Kaca... Towewew.

Tentu saja serta-merta saya menanyakan, mengapa murasaki no bara dalam manga itu diterjemahkan menjadi mawar jingga oleh Elex. Padahal dilihat dari ujung dunia manapun, murasaki itu artinya ungu. Dia membela diri, awalnya dia menerjemahkan sebagai mawar ungu. Tetapi menurut editor, mawar ungu itu tidak ada di Indonesia, sehingga agar mudah dimengerti, diputuskan ganti jadi jingga saja. Toh jingga mirip dengan ungu, katanya... BUTA WARNA KAH?
Sudah jelas warna ungu itu adalah campuran dari merah dan biru, sedangkan warna jingga adalah campuran dari merah dan kuning, tidak ada tawar-menawar. Mirip apanya!!!

Sebuah keputusan yang sembarangan. Bukankah warna ungu itu dipilih oleh pengarang justru karena kelangkaannya di tahun 75-an (saat manga tersebut dimulai), membuat sang mawar sedemikian berharga mahal dan istimewa sebagai pusat cerita.
Di tahun 90-an (saat manga ini mulai diterjemahkan ke bahasa Indonesia sedangkan kelanjutannya mulai tersendat di negeri asal), mawar ungu sudah lumayan menjadi barang obralan di mana-mana. Saya sendiri sering melihatnya di pasar kembang dan kota bunga.

murasakinobara





(Gambar dari flickr kikij)







Seandainya, ada pendapat bahwa judul bab "Bayang-bayang Jingga" terdengar lebih berima daripada "Bayang-bayang Ungu", maka seharusnya tindakan itu disertai usaha penggantian warna dalam semua gambar sampul ataupun sisipan yang melukiskan mawar ungu sebagai latar belakang sosok Hayami Masumi.

Lalu saya usulkan, agar aman gunakan istilah mawar lembayung saja. Bukankah lembayung adalah bunga berwarna ungu (hyacinth), sedangkan di dalam kamus dia juga bisa berarti jingga.
Lembayung adalah satu-satunya penghubung warna ungu dan jingga, karena ia menjadi kosakata yang menggambarkan warna langit saat fajar menyingsing dan senja menjelang: Ungu bersemburat jingga.

"Hee, yah tapi 'mawar lembayung', kedengarannya tidak enak 'kan?"

Siapa bilang tidak enak! Inilah kesalahan para penerjemah bahasa Jepang, di saat mereka fasih dengan aiueo kakikukeko yang kaku, mereka tidak sempat menghargai keluwesan bahasa Melayu-Indonesia sendiri.

masumimawarBayang-bayang Lembayung

Kurang liris puitis apa coba.
Apalagi, warna ungu (ataupun lembayung, kalau setuju pakai istilah ini) adalah suatu pengungkap suasana hati melankolis si Hayami Masumi. Kesalahan penerjemahan merusak suasana tersebut: Jingga adalah warna yang panas, penuh semangat.
***

Purple Rose Theatre: Kelompok sandiwara di Amerika.
Mungkin berafiliasi dengan Kitajima Maya yang kabur keluar negeri...

Purple Rose of Cairo: Film yang disutradarai Woody Allen.
Satu dari seratus film terbaik sepanjang masa edisi majalah Time.

Mawar Ungu Galaksi Virgo: Ketika langit terbelah.
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan? O:-)


= roses are (sometimes) red, but violets are (not really) blue =

biancarosaMawar ungu masih bisa muncul dari kawin silang, sementara mawar biru masih nyaris mustahil diperoleh tanpa rekayasa genetika yang tepat untuk penyesuaian derajat pH dan penyuntikan pigmen biru delphinidin.


Cakrawala Pikiran Rakyat: Mawar Biru

CSIRO Australia: Penelitian Mawar Biru Pertama Dunia (masih ungu)

Blue Roses: Sajak Rudyard Kipling mengenai mawar biru


***

sweetcandyBtw on the way busway, saya sendiri suka ungu, tapi selalu heran mengapa banyak yang menyanjung pria yang berungu-ria seperti si Hayami Masumi ataupun bapak bermotor ungu dulu itu.
Selain itu memang saya tidak menikmati romantisme bunga mawar, entahlah itu biru, ungu, jingga, kuning, putih ataupun merah jambu.

Tentu saja bagi saya masih lebih menarik hijaunya pelepah bambu...

=== stat rosa pristina nomine, nomine nuda tenemus ===

Rabu, 28 Maret 2007

Peniru Kena Tiru

Satu kutipan dari 20th 21st CB:

"Tiruan dari tiruan yang asli kah......"

"Begitulah. Menjadi asli akan merugi. Yang menyalinnya pun masih belum apa-apa. Untuk menggenggam dunia, sudah dipastikan... Salinan dari salinan."

"Hmmm..."



Baru-baru ini, Makihara Noriyuki mengadukan balik Matsumoto Leiji yang telah menuduhnya menjiplak frase dari komik bekennya, Ginga Tetsudou (Galaxy Express) 999 secara terbalik di dalam lirik lagu terbaru Chemistry, Yakusoku no Basho.
時間は夢を裏切らない・夢も時間を決して裏切らない
Waktu tidak mengkhianati mimpi,
dan mimpi pun takkan pernah mengkhianati waktu.

Matsumoto Leiji sedang menjabat sebagai penanggung jawab masalah hak cipta di asosiasi komikus jepang, memperjuangkan perpanjangan masa berlaku hak cipta untuk manga dari 50 tahun menjadi 70 tahun. Takut kalau hak cipta terkhianati oleh waktu?

"Semua berawal dari meniru. Kau menyalin sesuatu, lalu menerapkan, meningkatkan, dan mengembangkannya menjadi sebuah ide. Tembok raksasa kreativitas muncul setelah proses itu. Kegagalan akan menimpa secara beruntun. Pastiche (seni yang merayakan tiruan) tidak pernah merupakan karya asli. Saya sepenuhnya menentang itu. Pastiche, kalau bukan untuk latihan, adalah plagiarisme. Merupakan suatu penghinaan terhadap seorang pencipta jika diberitahu bahwa karyanya 'mirip dengan sesuatu yang lain'.
Tak dapat dihindari adaptasi ide dari ratusan tahun yang lalu, tapi batas 50 tahun terlalu singkat dan terlalu mudah dikenali. 70 tahun itu pas-pasan. Saya telah bekerja selama 54 tahun, itu pun terasa sekejap mata."

Sebenarnya tarik-ulur hak cipta ini adalah isu antara pengarang dan produser, bukan antara pengarang dengan konsumen. Konsumen akan senang jika pengarang merasa aman terlindungi sehingga bersemangat menciptakan karya yang bagus, sementara karya kesayangannya tidak akan semena-mena dipelintir demi produk komersial semata.
Lepas dari masalah itu, Jepang pada dasarnya punya budaya khas "Monomane" sebagai bagian pertunjukan panggung Noh, dan diwariskan ke dunia hiburan televisi saat ini. Untuk peniruan yang lebih "ringan" ada Kasou Taishou (Masquerade) misalnya.

Sedangkan di Indonesia, negeri tempat tiru-meniru (dan pembahjackan) sudah menjadi kebiasaan, yang berhasil adalah parodi, meniru sambil menyindir puncak-puncak kekuasaan dengan cerdas, yang kemudian dipermasalahkan pula karena dianggap melecehkan...

Karya yang katanya buatan sendiri (otentik bukan orisinal), seperti Jomblo tersingkir dari kancah persaingan peringkat tayang, kalah mutlak dari berbagai macam sinetron jiplakan untuk pembodohan terstruktur yang terbukti ditonton bahkan oleh manusia-manusia kekar seperti polisi dan paspampres (menurut pengakuan mereka langsung...)

Namun terbukti memang untuk menguasai dunia, kita harus meniru tiruan.

Mou Gan Dou alias Infernal Affairs (2001, Hongkong) yang sebenarnya juga tidak terlalu orisinal, cenderung menafsirkan face off secara lebih harfiah, ketika dibuat ulang dengan sedikiiit sentuhan amerikanisasi menjadi The Departed (2006, Scorcese) bisa dapat penghargaan bergengsi toh (tolong jangan disamakan dengan nasib Ekskul: sebuah ekstrakurikuler).


© Fight Club

Selasa, 09 Januari 2007

Subaru ・昴

Menanggapi permintaan tamu di papan jeritan, jadi ingat semboyan sebuah restoran hidangan laut yang akhir-akhir ini sering jadi tempat traktiran kantor "harga kaki lima, selera bintang lima" digambarkan dengan lima kaki dan lima bintang berderet...
Dan kejadian bulan lalu, waktu Anggun membahas tempat penyelenggaraan sebuah acara ke bagian umum.
"Berarti ini harga hotel bintang lima ya, bagaimana kalau kita pakai hotel bintang tujuh, harganya jadi berapa?"
"Idih neng, mana ada hotel bintang tujuh! Obat pusing, kali!"
... XD XD XD ...


subaruNah, Subaru adalah bahasa Jepangnya gugus Pleiades alias Seven Sisters, kelompok bintang di rasi Taurus yang disebut "Bintang Tujuh (bidadari)" putri-putri Atlas dan Pleione.

Kabarnya orang Jawa menyebutnya "Lintang Kartika" yang berarti bintangnya bintang.

Ada pula yang menyambungkan dengan kisah Jaka Tarub dan Nawangwulan ataupun tarian Bedhaya Ketawang walaupun belum ada bukti tertulis yang jelas menunjukkan keterkaitannya.

Karena seakan-akan terangkai dengan kuat, diasosiasikan dengan pengendalian kekuasaan, mirip mahkota kali ya sehingga acap disebut "Bintang Raja".

(Hokuto Sichisei dihitung bintang tujuh juga tapi kan Ursa Major alias Great Bear, lebih dikenal sebagai "Bintang Biduk" ya?)

Mungkin yang menanyakan tersasar ke sini karena kata "Subaru" tercantum dalam lirik lagu lain yang saya gemari, Chijou no Hoshi:
(kaze no naka no subaru = bintang tujuh di dalam angin)

Tapi lagu yang memang berjudul Subaru kebetulan saya lumayan tahu juga, gara-gara keseringan menemani para kakek-kakek karaoke.

Menilik liriknya mungkin tentang pemuda sakit paru-paru, kesasar saat meniti jalan hidup (???)
Kabarnya lumayan beken di masa saya bayi, sebagai pengiring iklan mobil (???)

Nadanya bisa didengar dari sini.


"Subaru" oleh Tanimura Shinji (1980)



目を閉じて 何も見えず  Me wo tojite nani mo miezu
哀しくて 目を開ければ  Kanashikute me wo akereba
荒野に 向かう道より  Kouya ni mukau michi yori
ほかに 見えるものはなし  Hoka ni mieru mono ha nashi

Menutup mata, tak terlihat apa-apa
Karena sedih mata dibuka
Selain jalan menuju padang liar
Tak ada benda lain yang dapat dilihat



嗚呼 砕け散る  A-a... kudake chiru
運命の 星たちよ  Sadame no hoshi tachi yo
せめて 密やかに  Semete hisoyaka ni
この身を 照らせよ  Kono mi wo terase yo

Wahai... bintang-bintang nasib yang hancur berkeping-keping
Setidaknya, terangilah diri ini diam-diam



我は行く  Ware ha yuku
蒼白き頬のままで  Aojiroki hoho no mama de
我は行く  Ware ha yuku
さらば昴よ   Saraba subaru yo

Kami berjalan, dengan pipi yang pucat kebiruan
Kami berjalan, selamat tinggal Bintang Tujuh



呼吸をすれば 胸の中  Iki wo sureba mune no naka
凩は 吠き続ける  Kogarashi ha nakitsuzukeru
されど 我が胸は熱く  Saredo waga mune ha atsuku
夢を 追い続けるなり  Yume wo oitsuzukeru nari

Kalau menghirup nafas ke dalam dada
Angin kutub terus bertiup
Namun dadaku terasa panas
Karena terus mengejar mimpi



嗚呼 さんざめく  A-a... sanzameku
名も無き 星たちよ  Na mo naki hoshi tachi yo
せめて 鮮やかに  Semete azayaka ni
その身を 終われよ  Sono mi wo oware yo

Wahai... bintang-bintang yang bertebaran tanpa nama
Setidaknya, akhirilah diri itu dengan gemilang



我も行く  Ware mo yuku
心の命ずるままに  Kokoro no meizuru mama ni
我も行く  Ware mo yuku
さらば昴よ  Saraba subaru yo

Kami berjalan, dengan sekehendak lubuk hati
Kami berjalan, selamat tinggal Bintang Tujuh


(N.B.: Selamat ulang tahun Professor Snape: hihihi, gak penting yah?)

Jumat, 16 Desember 2005

Project X: Bintang di Muka Bumi

Mengikuti renungan Hayami Masumi, manusia masa kini terlalu tersilaukan oleh gemerlap lampu-lampu kota, sehingga lupa akan cahaya sejati dari bintang-bintang di balik awan.
Namun lain lagi perumpamaan dari ProjectX: chousenshatachi.

projectxMenurut lirik OSTnya, manusia masa kini pun masih cenderung hanya memandangi langit dan melupakan adanya bintang di muka bumi.
...

Project X adalah acara dokumenter mingguan televisi NHK yang punya masa tayang cukup lama, lebih dari lima tahun. Program ini menampilkan tokoh-tokoh di balik layar peristiwa yang terkait dengan kesuksesan dalam proses penciptaan, terobosan teknologi, pengambilan keputusan di saat kritis, karya seni, penanggulangan bencana alam, dan sebagainya.
Sayangnya, karena berbagai hal antara lain kehabisan berita, pemotongan dana dan restrukturisasi, akhirnya dikabarkan bahwa program acara ini akan berakhir tahun ini! Zannen deshitaaa.

Sebagai sebuah program dokumenter, acara ini juga mencatat sebuah rekor dalam soundtracknya. Chijou no Hoshi ・「地上の星」, lagu pembukanya yang dinyanyikan oleh Nakajima Miyuki, sangat digemari terutama oleh orang-orang setengah baya dan lanjut usia, bertahan di top 100 lagu pilihan di daftar Oricon selama hampir 4 tahun (180an minggu), dan karena ditampilkan secara langsung di acara tahun baruan paling beken, Kohaku Utagassen pada penghujung 2002 (walaupun sang penyanyi salah baca lirik), akhirnya di minggu ke-130, awal 2003, melejit mencapai nomor satu.
Kabarnya sih sebagai tayangan terakhir minggu-minggu depan, sang penyanyi bersuara khas ini akan menjadi sorotan.

Patut dicatat bahwa lirik untuk reffrain OST ini, wahai burung layang-layang / dari ketinggian langit / tunjukkan padaku / bintang di muka bumi / ternyata punya latar belakang sebuah cerpen terkenal abad silam karya Oscar Wilde yang saya gemari di masa kecil:

Kalau belum tahu ceritanya, aduh... saya anjurkan baca dulu, sila unduh sendiri, banyak di mana-mana karena hak ciptanya sudah masuk ranah publik, antara lain di taut di atas, di sini, di sini, di sini atau di sini!
Singkat kok, namanya juga cerpen. Kira-kira...
Seekor burung layang-layang yang siap bermigrasi menghindari musim dingin, yang kebetulan hinggap di pundak patung seorang pangeran. Pangeran ini termanjakan oleh kekayaan, bahagia sepanjang hayatnya. Namun setelah wafat dan patungnya ditegakkan di alun-alun kota, barulah ia memperhatikan keadaan sekeliling dan menyadari kesengsaraan rakyatnya.
Untuk menebus ketakpeduliannya selama ini, ia meminta tolong sang burung untuk membagikan permata yang menghiasi pedangnya kepada orang-orang pekerja keras yang layak diberi hadiah.
Semula sang burung melakukannya dengan enggan, namun lambat laun ikut puas akan hasil kerja sukarelanya sebagai utusan pangeran, dan ketika sang pangeran menjadi buta karena berlian untuk matanya habis terbagikan juga, burung layang-layang jatuh hati dan tak tega meninggalkannya, sehingga tetap membantu sang pangeran membagikan selembar demi selembar emas pelapis patungnya, menyisakan sosok patung yang lusuh kusam, walaupun angin kutub yang menusuk tulang sudah berhembus tak tertahankan lagi...

Uwaaah setidaknya bagiku kisah ini lumayan ampuh untuk melenyapkan selera pada benda-benda berkilau bling-bling seperti emas permata, asli mengharu-biru.


Chijou no Hoshi (Nakajima Miyuki)




Lirik selengkapnya beserta terjemahan coba-coba:

風の中の昴  kaze no naka no Subaru
砂の中の銀河  suna no naka no Ginga
みんな何処へ行った  minna doko he itta
見送られることもなく  miokurareru koto mo naku

Bintang Tujuh di dalam angin, Bimasakti di dalam pasir
semua entah ke mana, berlalu tanpa diantar

草原のペガサス  sougen no Pegasasu
街角のヴィーナス  machikado no Viinasu
みんな何処へ行った  minna doko he itta
見守られることもなく  mimamorareru koto mo naku

Pegasus di padang ilalang, Venus di kelokan jalan
semua entah ke mana, berlalu tanpa dijaga

地上にある星を  chijou ni aru hoshi wo
誰も覚えていない  dare mo oboete inai
人は空ばかり見てる  hito ha sora bakari miteru

bintang yang ada di muka bumi
tak ada yang mengingat
manusia hanya memandang langit

つばめよ 高い空から  tsubame yo takai sora kara
教えてよ 地上の星を  oshiete yo chijou no hoshi wo
つばめよ 地上の星は  tsubame yo chijou no hoshi ha
今何処に あるのだろう  ima doko ni aru no darou

wahai burung layang-layang, dari ketinggian langit
tunjukkan padaku bintang di muka bumi
wahai burung layang-layang, bintang di muka bumi
sekarang ini ada di mana

崖の上のジュピター  gake no ue no Jupitaa
水底のシリウス  minasoko no Shiriusu
みんな何処へ行った  minna doko he itta
見守られることもなく  mimamorareru koto mo naku

Yupiter di atas tebing, Sirius di dasar laut
semua entah ke mana, berlalu tanpa dijaga

名立たるものを追って  nadataru mono wo otte
輝くものを追って  kagayaku mono wo otte
人は氷ばかり掴む  hito wa koori bakari tsukamu

mengejar ketenaran,
mengejar kegemilangan,
manusia hanya menggenggam bongkah es

つばめよ高い空から  tsubame yo takai sora kara
教えてよ 地上の星を  oshiete yo chijou no hoshi wo
つばめよ地上の星は  tsubame yo chijou no hoshi ha
今何処にあるのだろう  ima doko ni aru no darou

wahai burung layang-layang, dari ketinggian langit
tunjukkan padaku bintang di muka bumi
wahai burung layang-layang, bintang di muka bumi
sekarang ini ada di mana